Global Expose TV Kabupayen Pandegelang, Banten – Lahan perkebunan kelapa sawit milik PTPN III Shanghiang Damar yang terletak di Desa Kolelet, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Banten, disorot warga setempat. Pasalnya, area tersebut kini berubah fungsi menjadi lokasi pembuangan sampah liar yang menimbulkan bau menyengat dan mencemari lingkungan sekitar permukiman.

Kondisi makin parah saat musim hujan tiba. Timbunan sampah yang membusuk menguarkan aroma tidak sedap dan mengundang lalat dalam jumlah banyak, memicu kekhawatiran akan dampak kesehatan bagi warga. Keluhan pun disampaikan masyarakat kepada pemerintah kecamatan setempat.
“Kami akan segera tindak lanjuti dan melakukan koordinasi dengan pihak pengelola PTPN III,” ujar Sekretaris Kecamatan Picung, Tb. Ronny, saat dihubungi via sambungan telepon, Rabu (10/7).
Pemerintah Kecamatan Picung menyatakan akan mengambil langkah konkret dengan melibatkan unsur Muspika untuk mencari solusi atas persoalan tersebut. Camat Kecamatan Picung, Guruh Syafaat, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap laporan warga dan menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam penanganan sampah, terutama yang terjadi di area milik negara seperti lahan PTPN.
Sementara itu, Yayat Sunarya selaku Kepala UPT Pertanian Kecamatan Picung bersama Pak Dadi, staf dari PTPN III Shanghiang Damar, juga telah meninjau langsung lokasi yang dipersoalkan. Penanganan segera dinilai krusial agar tidak menimbulkan masalah lingkungan lebih luas dan membahayakan kesehatan masyarakat sekitar.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen PTPN III Shanghiang Damar. Warga berharap ada tindakan nyata dan berkelanjutan, bukan sekadar penanganan sementara.
Penulis : Edi Nasikin
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Lahan Perkebunan PTPN III di Picung Jadi Tempat Pembuangan Sampah, Warga Resah












