Longsor Membuat Jalan Bunijaya, Warga Minta Pemkab Bandung Barat Segera Turun Tangan Warga Khawatir longsor Susulan Akan Terjadi, Jika Tidak Segera Ditangani

Senin, 4 Maret 2024 - 22:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Global Expose TV Kabupaten Bandung Barat, Jalan Yang menuju kabupaten bandung barat ke Kabupaten cianjur, yang letak nya di Kampung Tugu, Desa Bunijaya sampai dengan desa cilangari, kecamatan gunung halu, Kabupaten bandung barat, bahkan pinggir jalan yang ada di 5 titik yang sudah  longsor, kini sudah sangat menghawatirkan tanah pinggir jalan sudah terkikis, bahkan beberapa sawah dan saluran air banyak sudah yang tertimbun tanah akibat bencana longsor yang terjadi longsor beberapa hari yang lalu.

Dari berbagai Masyarakat desa bunijaya banyak yang mengeluh kan dengan adanya kerusakan jalan raya antara Desa Bunijaya, Dampai dengan Desa Cilangari, kecamatan gununghalu kabupatenten bandung barat, yang bakal terancam longsor besar. Karena ada 5 titik longsor di wilayah Kampung Tugu, dan Darendong yang sudah lama terjadi selama musim hujan ini.

Salah satu warga yang minta tidak disebut nama nya menjekaskan,”bahwa longsoran tetsebut kalau di biarkan dan tidak segera di atasi atau tidak di perbaiki, maka akan menimbulkan longsor besar  dan juga akan menghancurkan jalan, karena mengingat musim hujan masih panjang, Warga juga berharap kepada pihak pemerintah daerah kabupaten bandung barat segera turun tangan.

Sehubungan dengan jalan ini yang merupakan jalan satu satunya untuk pengguna jalan dari Kabupaten Bandung Barat, ke Kabupaten Cianjur,” Kata Warga Setempat.

Bahkan bencana tanah yang bergerak hingga mengakibat kan pinggir jalan pada longsor di area permukiman masyarakat penduduk, itu terjadi tepat berada di jalan tersebut.

Bahkan, di sepanjang jalan tanah yang sudah pada longsor mencapai ratusan meter dengan ketinggian puluhan meter.

Saat dijumpai global expose tv, ia menuturkan karena penyebab longsor nya jalan itu diakibatkan intensitas hujan yang sangat tinggi dan tidak berhenti. Bahkan tidak ada tembok penahan tanah nya di area tersebut, karena sebagai penguat tembok penahan tanah. Sehingga tanah itu mengalami pergeseran.

“Saat itu hujan kan tidak berhenti. Nah, karena itu langsung tanah nya bergerak mengakibatkan pinggiran jalan itu menjadi longsor,” ucapnya, senin 4/03/2024.

Sejak saya menetap di desa pada 2003 lalu, diakuinya, ini baru kali ini ada bencana tanah yang bergerak hingga menjadi longsor yang ia rasakan.

Makanya saya untuk kali ini  mengusulkan pembangunan tembok penahan tanah (TPT).  Ke Pemda Kabupaten Bandung Barat untuk menghindari hal serupa terjadi kembali.

Alhasil Pantauan global expose tv lokasi rumah saya memang persis di desa ini. Karea ini bisa dikatakan tanah nya rawan bencana longsor. Oleh sebab itu, saya berharap pemerintah kabupaten bandung barat bisa mengatasi permasalahan ini. Dengan pembangunan turap atau TPT.

Sebab, bila melihat langsung kondisi nya saat ini, besar kemungkinan akan terjadi longsor susulan di saat musim penghujan tiba.

“Padahal saat kejadian sudah beberapa media yang mengangkat berita ini namun pemkab sendiri sama sekali belum ada kunjungan atau melihat lokasi langsung ini yangat sangat disesali sekali, oleh beberapa,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Dedi Junaedi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Investigasi Wartawan Kabupaten Bandung Barat

Berita Terkait

Setahun Mengawal MBG, AsLap Batujajar Timur I Berakhir: Muncul Sorotan soal Prosedur Kerja dan Pengelolaan Limbah
Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Batujajar Timur Berjalan Lancar, Warga Penerima Manfaat Apresiasi
Polemik Dugaan Pemecatan Tanpa Surat Resmi AsLap SPPG Batujajar Timur I Mencuat
Bapenda Kabupaten Bandung Barat Disorot, Ruang Pelayanan Publik Diduga Kosong Saat Jam Kerja
Mahasiswa SBM ITB Sulap Botol Minum Menjadi Solusi Gaya Hidup Modern, Berdayakan Pengrajin Kulit Garut 
Mahasiswa SBM ITB Sulap Botol Minum Menjadi Solusi Gaya Hidup Modern, Berdayakan Pengrajin Kulit Garut 
Lebih dari 50 Tenant Meriahkan Ganesha Business Festival 2026, Navira Tampilkan Inovasi Produk Multifungsi
Prajurit Yonif TP 826/BTB Ukir Prestasi Nasional, Sabet Perak di Kejurnas Karate PB FORKI 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 12:17 WIB

Setahun Mengawal MBG, AsLap Batujajar Timur I Berakhir: Muncul Sorotan soal Prosedur Kerja dan Pengelolaan Limbah

Senin, 28 September 2026 - 12:06 WIB

Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Batujajar Timur Berjalan Lancar, Warga Penerima Manfaat Apresiasi

Kamis, 17 September 2026 - 20:06 WIB

Polemik Dugaan Pemecatan Tanpa Surat Resmi AsLap SPPG Batujajar Timur I Mencuat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Bapenda Kabupaten Bandung Barat Disorot, Ruang Pelayanan Publik Diduga Kosong Saat Jam Kerja

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:31 WIB

Mahasiswa SBM ITB Sulap Botol Minum Menjadi Solusi Gaya Hidup Modern, Berdayakan Pengrajin Kulit Garut 

Berita Terbaru