Global Expose TV Kabupaten Pegunungan Bintang – Pendekatan humanis terus menjadi garda terdepan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan. Upaya ini kembali terlihat melalui patroli sambang yang digelar di Distrik Kiwirok, Jumat (1/5).
Sejak pukul 08.00 WIT, sebanyak 10 personel Satgas Tindak yang dipimpin IPDA Yason Pujiharto, S.H., menyisir wilayah Kiwirok. Namun, patroli kali ini tak sekadar soal pengamanan—lebih dari itu, menjadi ruang interaksi hangat antara aparat dan masyarakat.
Dengan pendekatan persuasif, para personel aktif menyapa warga, berdialog, hingga mendengar langsung aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat. Suasana akrab pun tercipta, bahkan anak-anak terlihat antusias menyambut kehadiran aparat, mencerminkan tumbuhnya rasa percaya yang semakin kuat.
Patroli sambang ini tidak hanya bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membangun kedekatan emosional.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa patroli humanis merupakan bentuk nyata komitmen negara dalam melindungi masyarakat Papua.
“Kehadiran personel harus dirasakan sebagai pelindung sekaligus sahabat masyarakat. Ini yang terus kami tekankan di lapangan,” ujarnya.
Senada, Wakil Kepala Operasi, Adarma Sinaga, menekankan pentingnya pendekatan yang mengedepankan empati dalam menciptakan stabilitas keamanan jangka panjang.
“Pendekatan humanis menjadi kunci. Dengan itu, masyarakat tidak hanya merasa aman, tetapi juga percaya dan dekat dengan aparat,” tegasnya.
Melalui langkah ini, Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 terus berupaya menjaga Papua tetap aman dan kondusif, sekaligus membangun hubungan harmonis yang berkelanjutan antara aparat dan masyarakat.
Penulis : Samsul bahri dan team
Editor : Korwil PROV Kaltim
Sumber Berita: Patroli Humanis di Kiwirok, Satgas Damai Cartenz Perkuat Ikatan dengan Warga












