Pendulang Emas Tewas di Awimbon, Aparat Gabungan Fokus Evakuasi dan Kejar KKB

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pegunungan Bintang — Petugas gabungan terus melakukan penanganan intensif terkait aksi pembunuhan terhadap para pendulang emas di Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. Hingga Jumat (22/5/2026), aparat masih memprioritaskan proses evakuasi korban, pencarian warga yang dilaporkan selamat, serta pengejaran terhadap kelompok pelaku.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 10 orang dilaporkan meninggal dunia. Namun jumlah korban masih berpotensi bertambah karena sejumlah pendulang emas dilaporkan masih bersembunyi di kawasan hutan sekitar lokasi kejadian.

Dari hasil investigasi awal dan analisis video yang beredar, pelaku diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Batalyon Yamue pimpinan Ronald Hiluka alias Dejang Hiluka. Kelompok tersebut diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang dengan persenjataan satu pucuk senjata jenis AR-15 serta beberapa senjata api rakitan.

Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama unsur Forkopimda Kabupaten Boven Digoel terus berkoordinasi guna mendukung proses penyelidikan, pengamanan wilayah, serta percepatan evakuasi korban. Aparat juga melakukan pendalaman terhadap jaringan kelompok pelaku dan mengumpulkan berbagai petunjuk lapangan untuk kepentingan penegakan hukum.

Meski lokasi kejadian berada di wilayah Kabupaten Pegunungan Bintang, akses menuju lokasi diketahui lebih dekat melalui Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel. Kondisi geografis yang berat dan berada di kawasan hutan lebat membuat proses evakuasi harus dilakukan dengan metode pembukaan jalur atau babat hutan menuju titik kejadian.

Pos aju dan titik evakuasi sementara dipusatkan di Tanah Merah dengan dukungan personel gabungan guna mempercepat proses pencarian serta evakuasi korban.

Selain mengevakuasi korban meninggal dunia, aparat juga melakukan pencarian dan penyelamatan terhadap korban selamat yang hingga kini masih dilaporkan bersembunyi di kawasan hutan.

Peristiwa pembunuhan terhadap para pendulang emas diketahui terjadi sejak 18 Mei 2026 di area hutan lindung lokasi penambangan Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, mengatakan seluruh personel akan memaksimalkan proses evakuasi dan penyelidikan guna memastikan situasi tetap terkendali serta korban dapat segera ditemukan.

“Fokus utama kami saat ini adalah menyelamatkan korban selamat, mengevakuasi para korban meninggal dunia, serta melakukan pengejaran terhadap kelompok pelaku secara profesional dan terukur,” ujarnya.

Ia menambahkan kondisi medan yang berat menjadi tantangan tersendiri dalam proses penanganan di lapangan, sehingga seluruh personel diminta tetap mengedepankan aspek keselamatan saat bertugas.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Adarma Sinaga, mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pendulangan maupun penambangan ilegal di wilayah rawan konflik tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pendulangan atau penambangan ilegal di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi karena sangat berisiko terhadap keselamatan,” katanya.

Menurutnya, kawasan tersebut merupakan wilayah hutan lindung yang tidak memiliki aktivitas resmi dan selama ini kerap menjadi lokasi gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata.

Senada, Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan tetap mengikuti perkembangan resmi dari aparat keamanan.

“Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mendukung proses penanganan yang sedang dilakukan petugas di lapangan,” ujarnya.

Aparat keamanan menegaskan akan terus berupaya menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memastikan proses evakuasi dan penyelamatan berjalan maksimal.

Menurut petugas, kejadian serupa telah berulang kali terjadi dan memiliki risiko ancaman keselamatan yang sangat tinggi. Selain berada di kawasan hutan lindung dan tidak terdapat aktivitas resmi, wilayah tersebut juga kerap menjadi lokasi aksi teror, penganiayaan, ancaman kekerasan, hingga pembunuhan oleh kelompok kriminal bersenjata sebagai upaya menunjukkan eksistensi mereka di tingkat nasional maupun internasional.

Facebook Comments Box

Penulis : S bahri dan team

Editor : Korwil PROV Kaltim

Sumber Berita: Pendulang Emas Tewas di Awimbon, Aparat Gabungan Fokus Evakuasi dan Kejar KKB

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Polda Metro Jaya Cegah Potensi Gangguan, Puluhan Sajam dan Bahan Molotov Diamankan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 10:24 WIB

Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok

Berita Terbaru