Perkuat Karakter Agamis Sejak Dini, Bupati Imron Dukung Wajib Belajar Diniyah untuk Siswa SD

Senin, 23 Juni 2025 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Globol Expose TV Kabupaten Cirebon – Pemerintah Kabupaten Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat pendidikan karakter dan keagamaan bagi generasi muda.

Kali ini, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon dan Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT), terkait program wajib belajar diniyah bagi siswa sekolah dasar (SD).

Penandatanganan MoU ini disaksikan langsung oleh Bupati Cirebon, Imron, yang menyatakan dukungannya terhadap kebijakan tersebut sebagai upaya menyelaraskan pendidikan umum dan pendidikan agama dalam membentuk generasi yang unggul dan berakhlak mulia.

“Pada hari ini kami menyaksikan MoU antara artistik, kemudian agama, dan FKDT. Di dalam MoU itu, anak-anak SD sekarang diwajibkan untuk sekolah madrasah diniyah,” kata Imron.

“Ini sebagai bekal anak-anak kita, agar nanti Kabupaten Cirebon memiliki generasi yang pintar tapi juga agamis,” ujarnya usai penandatanganan MoU di Pendopo Bupati Cirebon, Kamis (19/6/2025).

Imron menegaskan, program ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak dini, tanpa mengesampingkan pendidikan formal.

Menurutnya, keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan spiritual sangat penting dalam menghadapi tantangan zaman.

“Jadi, anak-anak yang sekolah di SD itu sekarang diwajibkan untuk siangnya sekolah madrasah diniyah,” ucapnya menambahkan.

Dengan adanya program ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap mampu menciptakan generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, dan kepedulian sosial yang tinggi.

Langkah ini sejalan dengan visi Bupati Imron dalam menciptakan Kabupaten Cirebon yang religius, berbudaya, dan berdaya saing, melalui integrasi antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan.

Facebook Comments Box

Penulis : Sutari

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Perkuat Karakter Agamis Sejak Dini, Bupati Imron Dukung Wajib Belajar Diniyah untuk Siswa SD

Berita Terkait

Keluarga Besar SMPN 2 Jamblang Peringati Hari Santri Nasional, Tekankan Semangat Persatuan dan Pengabdian
Tasyakuran HUT ke-62, DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon Tekankan Soliditas dan Pengabdian kepada Rakyat
LSM KCBI Siap Kawal Polemik SMKN 1 Susukan hingga ke Jakarta, Hak Pendidikan Siswa Jadi Sorotan
LSM KCBI Soroti Polemik SMKN 1 Susukan: Wali Murid Disebut Sampai Bersujud Memohon, Disiplin Sekolah Jangan Putus Masa Depan Anak! 
Proyek Senderan BBWS Blok Sedemit Desa Balad Dukupuntang Diduga Tidak Transfaran, Informasi Saling Lempar Seperti Proyek Siluman
Polemik Siswa SMKN 1 Susukan Disoro. “DPD Cirebon Raya Garda Patriot Bersat, Kusmin SCm Pertanyajan Nasib Hak Pendidikan
Tim U-12 Desa Serang Sabet Juara Turnamen Mini Soccer Se-Kecamatan Klangenan
Tekab 852 Polresta Cirebon Bekuk Tiga Pelaku Pengeroyokan Korban Dibacok dengan Celurit
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:15 WIB

Keluarga Besar SMPN 2 Jamblang Peringati Hari Santri Nasional, Tekankan Semangat Persatuan dan Pengabdian

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:07 WIB

Tasyakuran HUT ke-62, DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon Tekankan Soliditas dan Pengabdian kepada Rakyat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 12:58 WIB

LSM KCBI Siap Kawal Polemik SMKN 1 Susukan hingga ke Jakarta, Hak Pendidikan Siswa Jadi Sorotan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:47 WIB

LSM KCBI Soroti Polemik SMKN 1 Susukan: Wali Murid Disebut Sampai Bersujud Memohon, Disiplin Sekolah Jangan Putus Masa Depan Anak! 

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:01 WIB

Proyek Senderan BBWS Blok Sedemit Desa Balad Dukupuntang Diduga Tidak Transfaran, Informasi Saling Lempar Seperti Proyek Siluman

Berita Terbaru