Polri Gelar Apel Serentak Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi dan Respons Cepat di Seluruh Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV JAKARTA – Polri memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan menggelar Apel Gelar Pasukan Penanganan Karhutla Tahun Anggaran 2026 secara serentak di seluruh Polda jajaran, Selasa (11/8/2026).

Kegiatan terpusat berlangsung di Lapangan Apel Korps Sabhara Baharkam Polri, Jakarta. Apel tersebut menjadi langkah strategis Polri untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menghadapi potensi Karhutla di berbagai wilayah Indonesia.

Di tingkat pusat, apel dipimpin Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen Pol Dr. M. Nazly Harahap, S.I.K., M.H., M.M. Kegiatan melibatkan 420 personel gabungan, terdiri atas 360 personel Polri, 20 personel Basarnas, 20 personel Damkar Kota Depok, dan 20 personel BPBD.

Dalam arahannya, Irjen Pol M. Nazly Harahap menegaskan bahwa apel tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk kesiapan operasional seluruh personel dalam menghadapi ancaman Karhutla.

“Apel ini merupakan bentuk kesiapsiagaan dan komitmen bersama dalam menghadapi Karhutla. Penanganan Karhutla membutuhkan respons yang cepat, tepat, dan terkoordinasi, sehingga seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing,” ujar Nazly di Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang ada, luas areal kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sepanjang Januari hingga Juni 2026 telah mencapai lebih dari 107 ribu hektare.

Kebakaran tersebut terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa hingga daerah lainnya. Kondisi cuaca panas, kekeringan, angin kencang, serta aktivitas manusia yang membuka lahan dengan cara membakar menjadi sejumlah faktor yang berpotensi meningkatkan risiko Karhutla.

Karena itu, Nazly meminta seluruh jajaran tidak menunggu hingga kebakaran meluas. Upaya pencegahan dan deteksi dini harus dilakukan secara konsisten dengan mengedepankan patroli, pemantauan wilayah rawan, edukasi masyarakat, serta respons cepat ketika ditemukan titik api.

“Kita tidak boleh menunggu api membesar. Deteksi dini, patroli, pencegahan, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat harus menjadi langkah utama dalam penanganan Karhutla,” tegasnya.

Menurutnya, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Polri tidak dapat bekerja sendiri, sehingga sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemadam kebakaran, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat.

“Sinergi seluruh pihak menjadi kunci. Polri siap bekerja bersama seluruh stakeholder untuk melakukan pencegahan, penanganan, hingga penegakan hukum apabila ditemukan adanya unsur kesengajaan dalam pembakaran hutan dan lahan,” jelas Nazly.

Lebih lanjut, apel serentak tersebut diharapkan mampu menyamakan persepsi dan pola penanganan Karhutla di seluruh jajaran. Selain kesiapan personel, kesiapan peralatan dan mekanisme koordinasi juga menjadi bagian penting dalam memastikan setiap potensi kebakaran dapat ditangani secara cepat.

Polri juga menegaskan komitmennya untuk mengedepankan langkah preventif dan preemtif guna mencegah terjadinya Karhutla, tanpa mengesampingkan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan secara sengaja.

“Kita ingin memastikan seluruh personel di lapangan siap memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, sekaligus menjaga hutan dan lahan Indonesia dari ancaman kebakaran,” pungkas Nazly.

Melalui apel kesiapsiagaan yang digelar serentak tersebut, Polri menegaskan bahwa pencegahan Karhutla menjadi tanggung jawab bersama. Kecepatan bertindak, kekuatan sinergi, serta kesadaran masyarakat menjadi faktor penting untuk mencegah kebakaran meluas dan melindungi lingkungan serta keselamatan masyarakat.

Facebook Comments Box

Penulis : S Bahri

Editor : Korwil

Sumber Berita: Polri Gelar Apel Serentak Kesiapsiagaan Karhutla, Perkuat Sinergi dan Respons Cepat di Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda
Polda Metro Jaya Jaga Ruang Aspirasi, Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan
Dirgayuza: SMA KTB Buka Penjaringan Talenta Terbaik dari Seluruh Indonesia
SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Dapat Beasiswa Penuh Selama Tiga Tahun
Penanganan KM Virgo Transport 8 Dilimpahkan ke Mabes Polri, SAR Gabungan Masih Cari 69 Korban
LSM KCBI Kembali Raih Juara 1 Nasional, Ketum Joel B. Simbolon: Ini Kemenangan Seluruh Kader
Kapolri Luncurkan STNK Digital dan Pembayaran Tilang Terintegrasi, Layanan Lalu Lintas Makin Praktis
Polda Metro Jaya Bagikan Air Minum dan Makanan Ringan kepada Peserta Penyampaian Aspirasi
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Polri Gelar Sertijab Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda

Selasa, 29 September 2026 - 10:43 WIB

Polda Metro Jaya Jaga Ruang Aspirasi, Aktivitas Masyarakat Tetap Berjalan

Senin, 28 September 2026 - 19:44 WIB

Dirgayuza: SMA KTB Buka Penjaringan Talenta Terbaik dari Seluruh Indonesia

Senin, 28 September 2026 - 19:40 WIB

SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Dapat Beasiswa Penuh Selama Tiga Tahun

Senin, 28 September 2026 - 19:32 WIB

Penanganan KM Virgo Transport 8 Dilimpahkan ke Mabes Polri, SAR Gabungan Masih Cari 69 Korban

Berita Terbaru