Global Expose TV Kabupaten Cianjur, Jawa Barat — Warga Kampung Ciparay, Desa Sukakarya, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di aliran selokan pada Senin (13/4/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Apipudin (66), warga asal Dusun Nengklok, Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran. Ia ditemukan dalam kondisi telungkup dengan wajah terendam air sekitar pukul 07.00 WIB.
Kapolsek Sukanagara AKP Dedi, S.H., dalam laporan resminya menyampaikan bahwa penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga yang hendak memperbaiki saluran air.
“Awalnya saksi berjalan menuju lokasi untuk memperbaiki aliran air. Saat tiba di sekitar selokan, saksi melihat tubuh korban dalam posisi telungkup,” ujar Dedi dalam keterangan tertulis.
Saksi kemudian memanggil warga lain dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak RT serta kepolisian. Petugas dari Polsek Sukanagara bersama Satreskrim Polres Cianjur dan tim INAFIS langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui baru sekitar lima bulan tinggal seorang diri di rumah yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Sehari-hari, korban bekerja sebagai buruh tani di area perkebunan sekitar.
Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir kali terlihat pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Di lokasi kejadian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya tas kecil, gunting, bolpoin, cangkul, golok yang masih terikat di pinggang korban, serta telepon genggam dan sejumlah uang tunai.
Tak hanya itu, di sekitar pematang sawah dekat lokasi ditemukan pula sebuah cangkul yang diduga digunakan korban sebelum kejadian.
Hasil pemeriksaan luar (visum) menunjukkan adanya sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya benjolan di dahi, luka terbuka pada bagian mata dan bibir, serta beberapa luka lecet di bagian tubuh lainnya.
Meski demikian, hingga saat ini penyebab pasti kematian masih dalam proses pendalaman.
Polisi menduga korban meninggal dunia akibat kecelakaan saat beraktivitas di sekitar saluran air.
“Dugaan sementara korban terpeleset saat hendak memperbaiki saluran air, kemudian jatuh dengan posisi wajah menghadap ke dalam air,” kata Dedi.
Namun demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.
Jenazah korban telah dibawa ke RSUD Sayang Cianjur untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.
Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk pihak yang sebelumnya menampung korban tinggal di lokasi tersebut.
“Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Sukanagara dengan dukungan Satreskrim Polres Cianjur,” ujar Dedi.
Peristiwa ini menjadi perhatian warga setempat, meski situasi di lokasi dilaporkan tetap aman dan kondusif.
Penulis : Ka Suparman
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Pria Asal Pangandaran Ditemukan Tewas di Selokan Sukanagara, Polisi Ungkap Dugaan Penyebab












