Proyek Pembangunan Gedung BPBD Indramayu Abaikan K3, Perusahaan Tak Cantumkan Alamat

Rabu, 6 September 2023 - 01:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Indramayu – Sungguh sangat disayangkan, pelaksanaan proyek pembangunan gedung BPBD Kabupaten Indramayu (lanjutan) tahun anggaran 2023 senilai miliaran rupiah tidak mengindahkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pasalnya, hampir semua pekerja pada proyek pembangunan yang dibiayai oleh pemerintah tersebut tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat ditempat kerja. Informasi ini diperoleh langsung Jabar.dailypost.id, pada Selasa (05/09/2023).

Sedangkan, APD sangat penting untuk digunakan sebagai pelindung diri guna menurunkan resiko kecelakaan kerja serta penyakit yang bisa terjadi saat kerja. Beberapa APD itu diantaranya, helmet, pelindung mata, sarung tangan, safety shoes serta rompi keselamatan.

Saat disinggung mengenai tidak mengenakan safety APD ditempat kerja, salah seorang pekerja di proyek pembangunan tersebut, selain kebingungan ia juga gagap menjawab pertanyaan Jabar.dailypost.id.

Diketahui, proyek pembangunan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2023 senilai Rp.2.808.163.000, dikerjakan oleh CV Padu Pertiwi, dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender, terhitung sejak 14 Juli hingga 10 Desember 2023.

Dari papan informasi kegiatan yang terpasang didepan kantor direksi keet itu, pihak perusahaan CV Padu Pertiwi tidak mencantumkan alamat lengkap meskipun mekanisme proyek tersebut melalui proses lelang (tender).

Hingga berita ini ditayangkan, Jabardaily.post masih terus mencari keberadaan kantor direksi CV Padu Pertiwi gunan meminta penjelasan lebih lanjut atas berita ini..( Ry ) Gedung BPBD Indramayu Abaikan K3,PeruProyeksahaan Tak Cantumkan Alamat

Global Expose TV Indramayu – Sungguh sangat disayangkan, pelaksanaan proyek pembangunan gedung BPBD Kabupaten Indramayu (lanjuta
n) tahun anggaran 2023 senilai miliaran rupiah tidak mengindahkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pasalnya, hampir semua pekerja pada proyek pembangunan yang dibiayai oleh pemerintah tersebut tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) saat ditempat kerja. Informasi ini diperoleh langsung Jabar.dailypost.id, pada Selasa (05/09/2023).

Sedangkan, APD sangat penting untuk digunakan sebagai pelindung diri guna menurunkan resiko kecelakaan kerja serta penyakit yang bisa terjadi saat kerja. Beberapa APD itu diantaranya, helmet, pelindung mata, sarung tangan, safety shoes serta rompi keselamatan.

Saat disinggung mengenai tidak mengenakan safety APD ditempat kerja, salah seorang pekerja di proyek pembangunan tersebut, selain kebingungan ia juga gagap menjawab pertanyaan Jabar.dailypost.id.

Diketahui, proyek pembangunan tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Indramayu tahun anggaran 2023 senilai Rp.2.808.163.000, dikerjakan oleh CV Padu Pertiwi, dengan waktu pelaksanaan 150 hari kalender, terhitung sejak 14 Juli hingga 10 Desember 2023.

Dari papan informasi kegiatan yang terpasang didepan kantor direksi keet itu, pihak perusahaan CV Padu Pertiwi tidak mencantumkan alamat lengkap meskipun mekanisme proyek tersebut melalui proses lelang (tender).

Hingga berita ini ditayangkan, Jabardaily.post masih terus mencari keberadaan kantor direksi CV Padu Pertiwi gunan meminta penjelasan lebih lanjut atas berita ini..( Ry )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

HUT ke-81 TNI, Polsek Jajaran Polres Labusel Sambangi Koramil 11 Kotapinang dan Subdenpom, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Polisi Gerebek Kamar Kos di Sangatta Utara, Perempuan 27 Tahun Diamankan Bersama Sabu 0,59 Gram
Gerak Cepat Tim Respon Bencana Brimob Kaltim Padamkan Karhutla 3 Hektare di Tana Paser
Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan
Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan
Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar
Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman
Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:14 WIB

HUT ke-81 TNI, Polsek Jajaran Polres Labusel Sambangi Koramil 11 Kotapinang dan Subdenpom, Perkuat Sinergitas TNI-Polri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Polisi Gerebek Kamar Kos di Sangatta Utara, Perempuan 27 Tahun Diamankan Bersama Sabu 0,59 Gram

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Gerak Cepat Tim Respon Bencana Brimob Kaltim Padamkan Karhutla 3 Hektare di Tana Paser

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan

Berita Terbaru