Global Expose TV Kabupaten Lahat Sumatera Selatan – Sengketa lahan terkait pembangunan jalan hauling baru PT Adaro MIP berujung pada aksi kekerasan, seorang karyawan perusahaan tambang tersebut mengalami luka berat setelah dibacok oleh seorang warga di Desa Telatang, Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Senin (5/1/2026).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.30 WIB di lokasi pembangunan jalan hauling baru.
Pelaku diketahui bernama Badir, warga setempat, sementara korban utama adalah Efriko (35), karyawan PT Adaro MIP.
Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pelaku merasa keberatan karena lahannya digunakan sebagai akses jalan hauling tanpa adanya proses pembebasan atau kesepakatan, meski demikian aktivitas pembangunan tetap berlangsung.
Pelaku kemudian mendatangi lokasi dengan membawa sebilah parang dan menghalangi pekerjaan.
Korban Efriko bersama dua rekannya berupaya menenangkan pelaku agar situasi tidak semakin memanas.
Namun pelaku yang tersulut emosi justru melakukan pembacokan, yang mengenai bagian leher dan kepala korban.
Melihat kondisi semakin tidak kondusif, pihak perusahaan segera meminta bantuan pengamanan.
Kasatpam PT DKP MIP menghubungi unsur pengamanan internal serta BKO TNI/Polri untuk mengendalikan situasi.
Saat petugas tiba di lokasi dan berusaha mengamankan keadaan, pelaku masih melakukan perlawanan dan kembali membacok Harkoni (45), SPV Security PT DKP MIP, hingga mengalami luka pada bagian rahang atau dagu.
Petugas gabungan akhirnya berhasil menenangkan situasi dan memerintahkan pelaku kembali ke rumahnya.
Namun, setelah menerima laporan resmi, jajaran Polsek Merapi langsung melakukan pengejaran.
Sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku Badir berhasil diamankan di rumah anaknya di Desa Muara Maung, Kecamatan Merapi Barat, dan selanjutnya dibawa ke Polsek Merapi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, korban Harkoni telah mendapatkan perawatan medis di Klinik PT MIP. Adapun korban Efriko dirujuk ke RS Adelia Kabupaten Muara Enim untuk mendapatkan penanganan intensif akibat luka serius yang dideritanya.
Pihak kepolisian menyatakan masih mendalami kasus tersebut, termasuk latar belakang sengketa lahan antara perusahaan dan warga. Konflik serupa disebut kerap terjadi di wilayah tersebut akibat proses pembebasan lahan yang belum sepenuhnya terselesaikan.
Penulis : Samsul bahri dan team
Editor : Faeyza
Sumber Berita: Sengketa Lahan Berujung Pembacokan, Karyawan PT Adaro MIP Luka Berat di Lahat












