Siasat Dua Bersaudara Tersangka Pemerasan Modus VCS, Menyamar Jadi Wanita Cantik

Rabu, 7 Mei 2025 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Jakarta – Dua pria kakak-beradik asal Palembang, Sumatera Selatan, diringkus polisi usai kedapatan memeras sejumlah pria dengan modus jebakan video call sex (VCS). Aksi mereka tergolong licik—menyamar sebagai perempuan cantik untuk menipu para korban.

Keduanya diduga telah beraksi selama setahun dan meraup keuntungan hingga Rp 100 juta. Salah satu pelaku berinisial MD (25) sudah ditangkap, sementara kakaknya berinisial I (27) kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Pelaku MD juga melakukan kejahatan tersebut bersama dengan saudara kandungnya, kakak laki-lakinya yang berusia 27 tahun. Sementara kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut karena saat ditangkap, DPO ini tidak berada di tempat,” ujar Kasubdit IV Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco Wijaya Simbolon, kepada wartawan, Selasa (6/5/2025).

Modus kejahatan ini dimulai dari aplikasi live streaming Bigo, di mana pelaku mengunggah konten seolah-olah sebagai perempuan seksi. Wajah wanita dalam video sebenarnya diambil dari media sosial, bukan wajah pelaku asli.

“Pelaku membuka aplikasi Bigo, lalu mengunggah konten menarik dan berpura-pura menjadi sosok perempuan cantik. Korban yang tertarik kemudian diajak berlanjut ke Telegram untuk melakukan VCS,” ungkap Herman.

Di sinilah perangkap dimulai. Saat korban terlena dan melakukan panggilan video bersifat pribadi, pelaku merekam tanpa izin. Video intim itu kemudian dijadikan alat pemerasan.

“Video tersebut menunjukkan korban memperlihatkan bagian-bagian intim. Setelah direkam, pelaku mengancam akan menyebarkan jika korban tidak memberikan sejumlah uang,” jelas Herman.

Tak sedikit korban yang akhirnya tunduk pada ancaman karena takut videonya tersebar ke keluarga atau rekan kerja. Uang pun ditransfer ke pelaku agar rekaman itu tidak dipublikasikan.

“Setelah video direkam, pelaku akan secara intens mengirimkan video tersebut ke korban dan menagih uang. Kalau tidak dituruti, pelaku mengancam akan menyebarkannya ke orang terdekat korban,” ucap Herman.

Polisi mencatat ada puluhan korban, namun sebagian besar memilih bungkam karena malu. Salah satu korban mengalami kerugian hingga Rp 2,5 juta, dan ada juga yang mengirim uang hingga puluhan juta rupiah.

MD mengaku telah menjalankan aksinya sejak tahun 2024 bersama kakaknya. Uang hasil pemerasan digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

“Pengakuannya sudah dari 2024. Total keuntungan yang diakui Rp 100 juta,” beber Herman.

MD kini ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Ia dijerat dengan Pasal 45 ayat (10) juncto Pasal 27B ayat 2 UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE.

Polisi masih memburu sang kakak, dan mendalami kemungkinan adanya jaringan atau pelaku lain yang terlibat dalam kasus pemerasan VCS ini.

Facebook Comments Box

Penulis : Leonardus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Siasat Dua Bersaudara Tersangka Pemerasan Modus VCS, Menyamar Jadi Wanita Cantik

Berita Terkait

Patroli Malam Cegah Tawuran, 16 Orang Diamankan di Jaktim dan Jakpus
Terobosan PLN! Rakyat Bisa Daftarkan Tanah Mulai 1 Hektar Untuk Program PLTS 100 GWp, Maret Samuel Sueken Dorong Pencegahan Mafia Tanah
Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta
Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1,19 Ton Kemasan Senilai Rp155 Juta
Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi dan Penataan Kawasan Rawan Narkoba
Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas FPU 7 Minusca, 140 Personel Terima Penghargaan
Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Divhumas Polri Salurkan Bansos untuk Lansia dan Anak Yatim
Respon Cepat Dumas, Polsek Kampung Rakyat Gerebek Rumah di Tolan, 3,62 Gram Sabu Diamankan Beserta Dua Pria dan Satu Wanita
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Patroli Malam Cegah Tawuran, 16 Orang Diamankan di Jaktim dan Jakpus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Terobosan PLN! Rakyat Bisa Daftarkan Tanah Mulai 1 Hektar Untuk Program PLTS 100 GWp, Maret Samuel Sueken Dorong Pencegahan Mafia Tanah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1,19 Ton Kemasan Senilai Rp155 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi dan Penataan Kawasan Rawan Narkoba

Berita Terbaru