Sidang Dugaan Pencabulan Anak Oleh Oknum Polisi, Ketua LSM GMBI Cirebon Rays : Hukum Jangan Tebang Pilih !

Senin, 6 Februari 2023 - 04:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Cirebon-Sidang dugaan Kasus pencabulan anak oleh oknum polisi di Cirebon, mendapat perhatian dari berbagai pihak. Setelah dulu sempat viral dikritisi oleh pengacara kondang Hotman Paris Hutapea, kasus tersebut akhirnya bisa dihadapkan ke meja persidangan PN Sumber.

Bahkan, dampak dari viralnya kasus tersebut, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana didampingi Hotman Paris, sampai menemui secara langsung ibu korban untuk meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan oleh oknum anggotanya tersebut.

Namun setelah empat bulan berlalu, ibu korban merasakan keadilan seolah tak berpihak kepada putrinya. Dalam sejumlah agenda persidangan pun, ibu korban merasa ada pihak-pihak yang mencoba untuk mengaburkan fakta-fakta di persidangan dengan berbagai cara.

Bahkan belum lama ini, pada sidang pemeriksaan saksi ahli psikologi, ibu korban yang mengikuti persidangan sempat menangis histeris. Pasalnya saksi ahli yang dihadirkan penyidik seolah memberatkan pihak korban, bahwa korban diduga tidak mengalami trauma, biasa berbohong dan seolah korban ada yang mengkondisikan.

Menanggapi persoalan tersebut, Ketua LSM GMBI Cirebon Raya, Maman Kurtubi ikut angkat bicara. Ia meminta kepada Jaksa Penuntut Umum dan Majelis Hakim untuk sungguh-sungguh dalam menggali fakta-fakta di persidangan yang berlangsung secara tertutup itu.

“Kami meminta kepada Jaksa Penuntut Umum dan Majelis Hakim dapat menegakkan keadilan bagi korban. Apalagi korban adalah anak. Jangan ada tebang pilih, walaupun terdakwa adalah aparat penegak hukum,” jelasnya dalam sambungan telpon, Sabtu (4/2/2023).

Maman juga mengatakan, LSM GMBI akan terus mengawal persidangan pencabulan itu sampai dengan tuntas. Bahkan jika dirasa perlu, ia akan menggelar aksi solidaritas kemanusian untuk mendukung korban, agar terdakwa dapat dihukum dengan hukuman yang setimpal.

“Aparat penegak hukum semestinya mengayomi, melindungi dan melayani masyarakat. Tetapi ini justru jadi pelaku kejahatan. Yang lebih kejinya lagi, korbannya adalah anak sambungnya sendiri. Semoga saja Hakim dan Jaksa masih punya hati nurani untuk menghukum pelaku sesuai dengan perbuatannya,” tegas Maman.

Diberitakan sebelumnya, Orang tua korban, berinisial V menangis histeris saat mendengarkan keterangan saksi ahli psikologi, pada sidang yang di gelar di PN Sumber, Kamis (2/2/2023).

V menceritakan alasannya keluar dari ruang sidang sambil menangis histeris. Ia mengaku terpukul mendengar kesaksian saksi ahli psikologi yang seolah-olah menuduh anaknya berbohong. Padahal sejak kasus pencabulan tersebut terbongkar, anaknya tidak mau sekolah karena syok.

Bahkan orang tua korban senidiri tidak kuasa menahan tangisnya ketika dalam pembuktian di persidangan, saksi ahli justru seolah berpihak kepada terdakwa. Ia hanya bisa berharap kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Majelis Hakim masih mempunyai hati nurani dalam menegakkan keadilan untuk anaknya. ( Heru Rahmanudin )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan
Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika
Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi
Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut
Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?
Polsek Kampung Rakyat tidak Tanggung Tanggung Ringkus Pemuda di Perkebunan Sawit l1,95 Gram Sabu Diamankan
Satresnarkoba Polres Labusel Ringkus J di Kampung Raja, Diduga Terlibat Narkotika
Dugaan Peredaran Sabu di Negeri Lama Disorot, Nama Doni, Topik, Balga dan Inisial DL Disebut Warga
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 23:54 WIB

Penggerebekan di Sejumlah Lokasi Diduga Transaksi Narkoba, Polisi Kerap Pulang Tanpa Tangkapan

Jumat, 18 September 2026 - 14:04 WIB

Dua Tahun Belakangan, Silangkitang Sepi dari Pemberitaan Peredaran Narkotika

Sabtu, 12 September 2026 - 21:34 WIB

Dugaan Peredaran Sabu di Pajak Hongkong dan Aek Matio Disorot, Polisi Diminta Jangan Diam dan Turun ke Lokasi

Kamis, 10 September 2026 - 17:54 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Amankan Empat Remaja dan 13 Klip Diduga Ganja di Jakut

Kamis, 10 September 2026 - 08:24 WIB

Diduga Transaksi Sabu Terang-terangan di Pardamean, Ada Apa dengan Polres Labuhanbatu?

Berita Terbaru