
Global Exspos TV Kabupaten Labuhan Batu Selatan-Ada dugaan Korupsi anggaran thn 2022, SMI Menggelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor Dinas Pemberdayaan Masarakat Desa(pemdes)Kabupaten
Serikat Mahasiswa Indonesia (SMI) gelar Aksi unjuk rasa yang respons terhadap perkembangan terkait dugaan korupsi di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, khususnya terkait dengan dana program penataan Desa sebesar 127.661.100, dana program Administrasi Umum dan Perangkat Daerah sebesar 284.714.853, serta dana program Adat dan Masyarakat Hukum sebesar 637.335.000 untuk anggaran tahun 2022.
Koordinator aksi, Pahri Munthe, dalam orasinya mengungkapkan keprihatinannya di depan kantor Pemdes Labusel yang terletak di sekitar kinplek Kantor Bupati di desa Sosopan, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.pada Senin 30/10/2023
Aksi tersebut bertujuan untuk menyoroti dugaan korupsi yang belum terselesaikan, yang dianggap dapat mencoreng nama baik daerah yang mereka cintai, akibat ulah para oknum koruptor.
Dalam unjuk rasa tersebut, SMI meminta Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan untuk segera memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Labusel (Pemdes) yang diduga terlibat dugaan korupsi dalam pengelolaan anggaran tahun 2022. Mereka juga mengajukan permintaan kepada Kapolres Labusel untuk memanggil dan memeriksa Kepala Dinas Pemdes yang diduga terlibat dalam korupsi terkait pengelolaan anggaran tahun 2022.
Aksi ini merupakan bagian dari upaya masyarakat dan mahasiswa dalam mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana publik, serta menegaskan komitmen mereka untuk memberantas korupsi demi kemajuan daerah yang mereka cintai, Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Saat di kompirmasih awak media terkait Aksi SMI di halaman kantor nya, kadis pemdes Syaiful R.Pulungan S,IP.M.ST di ruang kerja nya meyatakan tidak bersedia memberikan tanggapan apapun.
Para petugas satpol PP dan pihak Kepolisian juga kecolongan para aksi yang seharusnya melakukan aksi dituntut gerbang masuk ke komplek Kantor bupati namun kali ini para aksi dapat menerobos sehingga mereka dapat berorasi di depan kantor Pesmdes.(Mirwan Hassibuan)











