Global Expose TV Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara – Warga Kecamatan Bilah Hilir mengaku resah dengan dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu yang disebut masih berlangsung di sejumlah wilayah desa.
Informasi masyarakat menyebut dugaan peredaran tersebut telah berlangsung cukup lama dan diduga memiliki jaringan hingga ke pelosok desa. Salah satu nama yang disebut warga adalah Samplok alias Suria, namun informasi tersebut masih perlu diverifikasi aparat penegak hukum.
Warga meminta aparat memberikan perhatian khusus terhadap Desa Tanjung Haloban dan Desa Sei Kasih, yang disebut sebagai wilayah yang perlu diselidiki terkait dugaan transaksi narkotika.
“Yang kami takutkan anak-anak kami ikut terjerumus karena narkoba disebut semakin mudah diperoleh,” ujar seorang warga, Rabu (19/8/2026).
Masyarakat juga mempertanyakan hasil sejumlah kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang sebelumnya dilakukan. Warga berharap penindakan tidak berhenti pada temuan barang bukti, tetapi dikembangkan apabila ditemukan bukti untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.
Selain narkoba, warga mengaku resah dengan sejumlah kasus kehilangan barang yang menurut mereka perlu ditelusuri secara objektif. Masyarakat meminta setiap dugaan keterkaitan dengan narkotika dibuktikan berdasarkan fakta dan hasil penyelidikan.
Warga mendesak Polres Labuhanbatu melalui Polsek Bilah Hilir, bersama BNN sesuai kewenangannya, turun melakukan penyelidikan di lokasi yang disebut masyarakat. Jika ditemukan bukti tindak pidana, penindakan diminta dilakukan sesuai UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal, SH memberikan respons singkat, “Trmks infonya Pak.” Hingga berita ini disusun, belum ada penjelasan lebih lanjut terkait langkah penyelidikan atau penindakan atas informasi yang disampaikan masyarakat. Hak jawab dan klarifikasi tetap terbuka bagi pihak-pihak yang disebut.
Penulis : Tim Redaksi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Warga Bilah Hilir Resah Polres Labuhanbatu Diminta Selidiki Dugaan Peredaran Sabu












