Global Expose TV Kabupaten Asahan, Sumatera Utara – Sejumlah warga menyayangkan sikap Kepala Desa Terusan Tengah, Nauli Manurung, yang dinilai tidak memberikan dukungan terhadap perjuangan masyarakat dalam memperjuangkan penyelesaian konflik agraria di kawasan eks HGU PT Bakrie Sumatera Plantations (BSP). Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan berharap kepala desa lebih mengedepankan peran sebagai pemersatu masyarakat serta fokus menjalankan tugas pemerintahan desa.
Menurut keterangan warga tersebut, Kepala Desa Terusan Tengah beberapa kali diduga menyampaikan pernyataan bernada pesimistis terhadap perjuangan masyarakat Padang Sari. Di antaranya, menyebut perjuangan warga tidak akan membuahkan hasil dan pondok-pondok yang dibangun masyarakat di areal sengketa pada akhirnya akan dibongkar oleh pihak perusahaan.
Warga menilai, apabila pernyataan tersebut benar disampaikan, hal itu berpotensi melemahkan semangat masyarakat yang saat ini sedang menempuh jalur hukum dan mekanisme pemerintahan untuk memperoleh kepastian atas hak-hak mereka. “Sebagai kepala desa, seharusnya beliau menjadi penyejuk dan menjaga kondusivitas, bukan menyampaikan pernyataan yang dapat menimbulkan pesimisme di tengah masyarakat,” ujar narasumber.
Meski demikian, masyarakat Padang Sari menegaskan akan tetap memperjuangkan hak-haknya melalui cara-cara yang damai, konstitusional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Mereka menyatakan tidak akan terpengaruh oleh berbagai opini yang berkembang selama proses penyelesaian sengketa masih berjalan.
Warga juga mengingatkan bahwa sebagian masyarakat Padang Sari yang memperjuangkan lahan tersebut merupakan keturunan keluarga Barita Radja Manurung. Karena itu, mereka berharap hubungan kekerabatan, nilai-nilai adat, dan rasa persaudaraan tetap dijaga meskipun terdapat perbedaan pandangan terhadap persoalan agraria.
Lebih lanjut, warga berharap Kepala Desa Terusan Tengah memusatkan perhatian pada tugas pokoknya sebagai penyelenggara pemerintahan desa, meningkatkan pelayanan publik, serta memastikan pembangunan desa berjalan secara transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Menurut mereka, penyelesaian konflik agraria sebaiknya diserahkan kepada lembaga yang berwenang melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Di akhir pernyataannya, warga mengajak seluruh masyarakat Padang Sari untuk tetap tenang, menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, serta terus mengawal perjuangan melalui jalur hukum. Mereka berharap seluruh pihak menghormati proses hukum demi terciptanya kepastian hukum, keadilan, dan penyelesaian konflik agraria yang bermartabat.
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Kepala Desa Terusan Tengah, Nauli Manurung. Redaksi akan memuat hak jawab yang bersangkutan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Penulis : Tim Redaksi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Warga Soroti Sikap Kepala Desa Terusan Tengah, Diminta Fokus Membangun Desa dan Tidak Melemahkan Perjuangan Masyarakat












