Serahkan Bantuan Sosial Hibah Pemberdayaan Masyarakat, Bupati Nina : “Taraf Ekonomi Masyarakat Harus Meningkat

Jumat, 12 Januari 2024 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Indramayu – Bupati Indramayu Hj Nina Agustina memberikan secara langsung bantuan sosial hibah pemberdayaan masyarakat miskin di wilayah Kabupaten Indramayu.

Bertempat di Pendopo Kabupaten Indramayu, Rabu (10/1/2024), penyerahan bantuan yang berasal dari Kementerian Sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk upaya yang dilakukan pemerintah dalam rangka penanggulangan kemiskinan.

Dalam sambutannya, Bupati Indramayu, Hj Nina Agustina menyampaikan, kemiskinan masih menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi pemerintah termasuk di Kabupaten Indramayu.

Walaupun begitu, Pemkab Indramayu tidak tinggal diam. Berbagai strategi terus diupayakan dan dilaksanakan bersama dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial serta stakeholder lainnya termasuk pemberian bantuan hibah pemberdayaan masyarakat serta program unggulan Pemkab Indramayu yakni Perempuan Berdikari (PE-RI) dan Kredit Usaha Warung Kecil (KRUW-CIL).

“Pada tahun 2022, presentasi jumlah penduduk miskin di Kabupaten Indramayu mencapai 12.77 persen. Namun pada tahun 2023 Alhamdulillah mengalami penurunan menjadi 12.13 persen. Oleh karena itu kami terus berupaya bersama pemerintah pusat dan stakeholder terkait untuk terus menekan jumlah tersebut,” ujarnya.

Lanjut Bupati Nina, beberapa strategi yang terus dilaksanakan pemerintah dalam rangka penanggulangan kemiskinan diantaranya adalah strategi pengurangan pengeluaran beban masyarakat melalui program perlindungan dan jaminan sosial seperti jaminan kesehatan dan bantuan sosial BPNT dan PKH.

Kemudian, strategi pengurangan kantung-kantung kemiskinan seperti program sanitasi berbasis masyarakat, program rumah tidak layak huni, serta program perbaikan akses jalan.

Sementara strategi berikutnya yang dilakukan pemerintah dalam menurunkan kemiskinan adalah strategi meningkatkan pendapatan, ekonomi dan kesejahteraan melalui program pemberdayaan masyarakat.

Bupati Nina berharap, hadirnya bantuan sosial pemberdayaan masyarakat ini dapat menghasilkan output positif seperti meningkatnya taraf ekonomi masyarakat sehingga mampu mandiri serta tidak lagi bergantung pada bantuan sosial yang diberikan pemerintah.

“Dengan kolaborasi yang dilakukan dengan berbagai elemen termasuk pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial melalui Dirjen Pemberdayaan Sosial, diharapkan program pemberdayaan potensi lokal dapat terlaksana sehingga taraf ekonomi masyarakat dapat meningkat sehingga Kabupaten Indramayu menjadi salah satu kabupaten yang mampu menghapuskan angka kemiskinan ekstrem di Jawa Barat,” harapnya.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Nina juga turut berpesan kepada Kuwu, RT maupun RW agar dapat senantiasa lebih selektif kembali dalam melakukan pendataan warga penerima bantuan sehingga penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang memang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, Sri Wulaningsih menjelaskan, pemberian bantuan sosial hibah pemberdayaan masyarakat miskin dimaksudkan agar masyarakat miskin lebih berdaya dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga.

Sri Wulaningsih memaparkan, bantuan sosial berupa peralatan dan bahan-bahan usaha tersebut diberikan kepada 217 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 8 kecamatan dan 18 desa/kelurahan yang disalurkan melalui OPD terkait seperti Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, serta Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian.

“Bantuan pemberdayaan ini kami berikan dalam bentuk peralatan dan bahan-bahan usaha. Semoga dengan adanya bantuan ini masyarakat bisa lebih berdaya,” ujarnya.

Selain bantuan pemberdayaan dalam bentuk peralatan dan bahan-bahan usaha, diberikan pula bantuan berupa pelatihan sesuai kebutuhan masyarakat yang bersumber dari Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pula Anggota DPR RI Komisi 8 Selly Andriany Gantina, Sekretaris Daerah Kabupaten Indramayu, Aep Surahman, Forkopimda Kabupaten Indramayu, Kepala Perangkat Daerah, serta Camat dan Kuwu/Lurah yang menjadi lokasi sasaran wilayah pemberian bantuan.(Ry)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wali Kota Samarinda Resmikan Mako Batalyon B Pelopor, Perkuat Kesiapsiagaan Brimob di Kaltim
Warga Gunung Bahagia Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan
Bangun Literasi Keimanan SDM, Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang Rutin Gelar Bimbingan Rohani dan Mental Personel
Wujudkan Zona Aman, 20 Kendaraan Ditindak ETLE dalam Penertiban Parkir di Jalur Pelabuhan Semayang
DUKUNG SWASEMBADA PANGAN, KAPOLSEK BALIKPAPAN TIMUR PASTIKAN PEPAYA CALIFORNIA TUMBUH PRODUKTIF
Anggaran Jalan Sisingamangaraja Rp7,9 Miliar Disorot Tajam, DPP LSM SEPRAKYAT Desak PUPR Buka RAB dan Volume Pekerjaan
HUT ke-81 TNI, Polsek Jajaran Polres Labusel Sambangi Koramil 11 Kotapinang dan Subdenpom, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Polisi Gerebek Kamar Kos di Sangatta Utara, Perempuan 27 Tahun Diamankan Bersama Sabu 0,59 Gram
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Wali Kota Samarinda Resmikan Mako Batalyon B Pelopor, Perkuat Kesiapsiagaan Brimob di Kaltim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Warga Gunung Bahagia Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah, Polisi Lakukan Penyelidikan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Bangun Literasi Keimanan SDM, Polsek Kawasan Pelabuhan Semayang Rutin Gelar Bimbingan Rohani dan Mental Personel

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:01 WIB

Wujudkan Zona Aman, 20 Kendaraan Ditindak ETLE dalam Penertiban Parkir di Jalur Pelabuhan Semayang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Anggaran Jalan Sisingamangaraja Rp7,9 Miliar Disorot Tajam, DPP LSM SEPRAKYAT Desak PUPR Buka RAB dan Volume Pekerjaan

Berita Terbaru