Global Expos TV Kabupaten Bandung Barat, Kondisi rumah yang ditempati Pasangan Suami Istri (Pasutri).Ridwan Khoerudin dan Utami, warga kampung batulawang Rt 03 Rw 06, Desa Buninagara kecamatan sindang kerta kabupaten bandung barat, ini sangat memprihatinkan.
Rumah tersebut sudah tidak layak huni, karena dindingnya hanya anyaman bambu, yang separuhnya itu sudah lapuk dimakan rayap, bahkan sebagian atap nya sudah jebol, Pada Sabtu 23/03/2024.

Termasuk dingding nya yang terbuat dari kayu, dan penyangga atap nya sewaktu-waktu bisa ambruk karena dimakan usia.
Sebagian atap nya juga telah pada pecah pecah, sehingga jika musim hujan tiba rumah yang ditinggali oleh,( Ridwan Khoerudin dan Utami Red ) bersama istrinya tersebut akan kebocoran dan ambruk oleh derasnya air hujan, begitu pula kamar mandi nya yang begitu ironis sudah roboh dengan penutup bekas spanduk spanduk yang sudah tidak terpakai .

Ridwan Khoerudin, yang pekerjaannya sehari hari hanya pekerja serabutan “Buat makan dan kebutuhan istri saja kadang masih jauh dari kata Cukup , apalagi membuat atau membangun rumah nya ” keluhnya .
Dan yang Ironisnya lagi, pemerintah setempat terkesan menutup mata dengan kondisi rumah keluarga miskin dengan lantai dari tanah tersebut. Padahal ada beberapa program pemerintah mulai dari pusat, provinsi, serta pemerintah daerah sendiri yakni program bedah rumah yang sudah tidak layak huni lagi.
Karena masyarakat yang melihat nya, mengatakan ia sangat prihatin dengan tempat tinggal keluarga Ridwan Khoerorudin dan Utami tersebut, bahkan menurutnya dapat mengancam keselamatan nyawa orang yang berada di dalam rumah itu,”Karena sewaktu-waktu bisa roboh atau ambruk, apalagi saat ini lagi musim gempa, hujan deras, dan disertai angin kencang,” Kata nya.
Seharusnya aparat Kampung lawang, Desa Buninagara, Kecamatan Sindangkerta serta Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat, itu lebih serius lagi memperhatikan kondisi rakyat nya yang dihidup di bawah garis kemiskinan. Paling tidak memberikan bantuan program rumah tidak layak huni, agar mereka bisa tinggal lebih layak,” Ujarnya .
Ia berharap semua komponen pemerintah lebih peka dengan mengunakan hati nurani memperhatikan kehidupan masyarakat yang ada di bawah. Karena kenyataannya masih banyak rakyat yang hidupnya pas-pasan, sementara pejabatnya bergelimang kemewahan.
Ketimpangan dan kesenjangan sosial sangat tinggi antara yang kaya dan miskin. Ini terjadi karena para pejabatnya tidak mempunyai kepekaan sosial dan kepedulian terhadap rakyat yang tidak mampu.
Namun Sampai berita ini dimuat belum dapa konfirmasi dari pemerintah desa nya,”
Penulis : Deni Surya Gemilang
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Rumah Tidak Layak Huni Kabupaten Bandung Barat












