Global Expose TV Kabupaten Indramayu – Terkait dugaan pencatutan data seseorang yang dijadikan sebagai peserta didik, pihak SMA S (swasta) MKGR Kertasemaya Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memilih membisu dan bahkan terkesan menghindar ketika dikonfirmasi awak media terkait informasi tersebut.
Dikediaman rumahnya, pada Senin (01/04/2024), Ali Muchtarom yang mengaku dirinya sebagai staff administrasi di SMA S MKGR Kertasemaya, kepada awak media enggan memberikan jawaban terkait dugaan pencatutan data seseorang yang dijadikan sebagai peserta didik di sekolah tersebut.
Ali mengungkapkan, bahwa terkait hal tersebut dirinya hanya di perintah oleh Kepala SMA S MKGR Kertasemaya, yakni Agus Lizam. Beberapa poin pertanyaan yang dilontarkan oleh awak media terhadap dirinya, Ali tetap konsisten mengatakan tidak bisa menjawab.
“Saya tidak bisa menjawab, hanya di perintah oleh Kepala Sekolah.”Tutur Ali.
Diberitakan sebelumnya, pihak SMA S MKGR Kertasemaya ini diduga telah mencatut data seseorang berinisial WDN (17 thn) warga Kabupaten Indramayu, untuk di jadikan sebagai peserta didik tanpa izin dan sepengetahuan pihak yang bersangkutan.
Padahal, WDN ini mengaku tidak pernah melanjutkan pendidikannya ke tingkat SMA manapun. Ia hanya menempuh pendidikannya sampai di tingkat SMP. Setelah mengetahui data dirinya ini terdaftar sebagai peserta didik SMA S MKGR Kertasemaya, sontak membuatnya terkejut dan kaget.
Bedasarkan data yang berhasil diperoleh tim media, WDN ini tercatat dan terdaftar sebagai peserta didik di SMA S MKGR Kertasemaya pertanggal 1 Juli 2023. Dalam sistem yang layak dipercaya tersebut, WDN dinyatakan “Keluar” dengan keterangan “Mutasi”, yang terupdate pada 27 Maret 2024.
Sementara itu, Kepala SMA S MKGR Kertasemaya Kabupaten Indramayu, Agus Lizam, saat dikonfirmasi awak media hingga beberapa kali melalui pesan whatsapp maupun telepon ia tidak pernah merespon dan terkesan mengabaikan serta menghindar.
Saat awak media mendatangi ke kantornya, pada Senin (01/04/2024), seseorang yang mengaku sebagai pegawai di SMK S MKGR Kertasemaya menyebut bahwa Agus Lizam selaku pimpinannya tersebut sedang tidak ada di tempat karena kegiatan sekolah diliburkan.
“Tidak ada Pak Kepseknya, sekolah juga sudah di liburkan.” Ujar oknum yang mengaku pegawai SMA S MKGR Kertasemaya secara singkat.
Tidak sampai disitu saja, awak media pun menyambangi rumah yang disebut-sebut tempat kediaman Agus Lizam. Namun, sesampainya dilokasi tiba-tiba keluar sosok pria yang diduga Sang Kepala SMA S MKGR Kertasemaya pergi mengendarai sepeda motor.
Mirisnya lagi, seorang wanita paruh baya yang keluar dari rumah yang diduga tempat kediaman Agus Lizam itu, saat di tanya awak media tentang keberadaan sang Kepala SMA S MKGR Kertasemaya tersebut, ia terkesan menutup-nutupi seperti ada unsur kesengajaan.
Penulis : Danya
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Kasek SMA S MKGR Kertasemaya Lari Dari Kejaran Wartawan












