Global Expose TV Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim-Kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Pemudaan di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam rangka memperkuat daya saing pemuda Kaltim, hal ini dipaparkan Rasman SE Msi Kepala Bidang Pengembangan Pemuda di Dinas Pemuda dan Olaraga Provinsi Kaltim, pada Pelatihan Kepemimpinan Pemuda, oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim, berlangsung di Aula Kantor Bupati PPU, Rabu (29/5).
Pelatihan tersebut diikuti 360 peserta yang masing masing kegiatan yang dilakukan mencakup 6 jenis masing masing, latihan kepemimpinan kepemudaan dilaksanakan 29-39 Mei 2024, Pasilitasi Organisasi Kepemudaan pada 31 Mei, kecakapan hidup meliputi 4 bidang beda beda tempat, yakni pengolahan makanan dan konten kreator di Kecamatan Penajam, tatarias pengantin dan pengolahan makanan di Kecamatan Babulu.
Rasman merincikan sejumlah kegiatan seperti Live skill (kecakapan hidup) diikuti 180 peserta, kepemimpinan 75 peserta, pasilitas pemuda 100 peserta, sehingga total peserta berjumlah 360 orang, , peserta terdiri organisasi kepemudaaan, organisasi kesiswaan dan potensi-potensi pemuda lainnya yang ada di Kabupaten PPU.
Ia menjelaskan bahwa materi yang disampaikan adalah partisipasi dan kepemimpinan, yang intinya bagaimana pemuda ini menjadi pewaris dan memilki peran di Ibukota Nusantara,” kita menggugah mereka agar aktif berorganisasi, mereka harus melatih Knolige Skill nya atau kepemimpinannya, dan khusus yang kecakapan hidup out come nya kita ingin setelah dilatih itu bisa membentuk kelompok usaha atau kelompok mandiri agar mereka punya daya saing dalam enterprener sip dan wirausaha,” terangnya.
Karena menurut Raman, usaha pelatihan yang gelar ini bukan hanya sekedar menggurkan kewajiban akan tetapi lanjut dia pihaknya tak ingin setelah ada kegiatan seperti ini hanya sekedar seleasai begitu saja, ia igin peserta mendapatkan Out Come nya yang jelas, ada realisasinya,” saya paling marah ketika ada orang yang kita latih, kemudia hanya tidak menidak lanjuti, kita sudah keluarkan biaya banyak tapi tidak ada tindak lanjutnya,” tegas Rasman.
“Karena kan tidak mungkin mereka ini hanya kita suapi berbagai ilmu mulai a hingga z namun ketika kita kasih motifasi, kita kasih keterampilan dasar, padahal sudah sepatutnya mereka harus meningkatkan SDM nya dibidang nya masing-masing, umpamanya dia suka dengan konten kreator, kan tidak kecil hasil yang didapatkan ketika dia menjadi konten kreator,” ucapnya.
Dikatakannya, Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga menginginkan agar Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga Kabupaten PPU memperhatikan kebutuhan dasar dari pemuda di PPU, ia mencontohkan, umpamanya Pemerintah Provinsi Kaltim sudah melakukan pelatihan kecakapan hidup, maka Dinas Pendidikan Pemudan olahraga Kabupaten PPU sepatutnya menjadi pendamping, pembimbing, menyediakan tempat konsultasi bagi pemuda yang sudah dilatih ini.
“Menyikapi apa yang telah disampaikan perwakilan Pemuda pada forum tersebut, mereka sempat mengutarakan bahwa Pemuda PPU perlu ada wadah atau tempat mereka melakukan kreatifitas, tempat olahraga untuk melakukan berbagai jenis olahraga dan tempat tempat untuk melakukan kreatifitas baik dibidang ekonomi, sosial dan bidang bidang lainnya,” tutup Rasman.
Penulis : Iskandar/Edison Jalal
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Humas Pemkab PPU












