Global Expose TV Kabuparen Cirebon – Insiden ambruknya atap dua ruang kelas di SMPN 1 Talun, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada 24 Desember 2024, masih menjadi sorotan publik. Peristiwa tragis ini menyebabkan 16 siswa terluka, dengan 7 di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Pihak Polresta Cirebon kini tengah melakukan penyelidikan mendalam, termasuk memanggil sejumlah pejabat Dinas Pendidikan, konsultan, dan kontraktor yang terlibat dalam renovasi bangunan tersebut. Dugaan awal mengindikasikan penggunaan material berkualitas rendah, yang menjadi penyebab utama ambruknya atap.
Pemanggilan Pejabat dan KontraktorP ejabat yang telah dimintai keterangan meliputi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) H. Ronianto, Kepala Bidang SMP Ade Kandar, kontraktor Irwan, serta pihak konsultan proyek. Menurut Ade Kandar, penyelidikan masih terkendala karena dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB) asli proyek tersebut belum ditemukan.
“Mabes Polri turut serta membantu proses penyelidikan ini. Renovasi atap sebelumnya diketahui menggunakan anggaran kecamatan pada masa jabatan Kabid SMP sebelumnya, Amin,” jelas Ade Kandar saat dimintai keterangan.
Kritik dari Tokoh Masyarakat Ketua Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Cirebon, Moh. Juanda, mengkritik keras lemahnya tanggung jawab pejabat terkait yang terkesan saling lempar tanggung jawab.
“Bagaimana mungkin dokumen penting seperti RAB asli tidak ditemukan? Ini menunjukkan lemahnya pengelolaan administrasi dan tanggung jawab. Kami berharap Aparat Penegak Hukum (APH) segera mengambil langkah tegas untuk mengusut kasus ini demi keadilan dan keselamatan generasi muda,” tegas Juanda.
Harapan Publik Insiden ini memunculkan keprihatinan di masyarakat. Banyak pihak berharap kasus ini menjadi pelajaran penting agar proyek pembangunan, khususnya di sektor pendidikan, dilaksanakan dengan lebih profesional dan transparan. Keamanan siswa harus menjadi prioritas utama, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Pihak berwenang diharapkan segera menyampaikan hasil investigasi untuk memberikan kejelasan hukum kepada para korban dan memastikan pihak yang bertanggung jawab mendapatkan sanksi tegas.
Penulis : M Riyan
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Polresta Cirebon Periksa Pejabat Disdik dan Kontraktor Terkait Ambruknya Atap SMPN 1 Talun, 16 Siswa Terluka










