Global Expose TV Kabupaten Garut –
Dunia pendidikan di Kabupaten Garut kembali diguncang oleh insiden memprihatinkan. Seorang guru perempuan berinisial IN yang mengajar di SDN 1 Karyamukti, Kecamatan Banyuresmi, diduga menjadi korban kekerasan fisik oleh rekan sesama guru berinisial JM. Keduanya tercatat sebagai tenaga pendidik aktif di sekolah yang sama. Minggu 20/04/2025
Kejadian ini berlangsung pada Senin, 14 April 2025, saat sejumlah siswa kelas 6 sedang bermain bola di lingkungan sekolah. Dalam situasi tersebut, korban IN mencoba memberikan teguran dan arahan kepada JM yang merupakan wali kelas 6, atas kejadian yang melibatkan anak-anak di bawah pengawasannya. Namun, respons yang diterima justru berujung pada dugaan pemukulan terhadap IN oleh JM.
Peristiwa ini terjadi di lingkungan SDN 1 Karyamukti yang beralamat di Jl. H. Hasan Arif No.51, Desa Karyamukti, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat 44191.
Akibat insiden tersebut, IN mengalami luka cukup serius. Saat dikonfirmasi tim Global Expose TV, IN menjelaskan bahwa dirinya menderita patah tulang dan harus menjalani operasi pemasangan pen di bagian tangan.
“Saya sekarang masih dalam pemulihan. Tangan saya patah dan sudah dipasang pen. Kata dokter, pemulihan ini bisa makan waktu dua minggu atau lebih,” ujar IN.
Kepala SDN 1 Karyamukti, Luthfi Kamil, saat diwawancarai membenarkan bahwa insiden tersebut benar terjadi di sekolah yang ia pimpin.
“Ya, memang benar ada kejadian di hari Senin itu. Saat itu para siswa sedang bermain. Saya mencoba memanggil kedua belah pihak untuk mencari klarifikasi, tapi yang hadir hanya JM. Ibu IN tidak datang,” ujar Luthfi.
Ia menambahkan bahwa penanganan persoalan tersebut kini telah dilimpahkan kepada Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Banyuresmi.
Tim Global Expose TV selanjutnya mencoba mengonfirmasi kepada Ketua PGRI Kecamatan Banyuresmi, Dani. Namun hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan resmi dan terkesan menghindari wawancara. Hal serupa juga ditunjukkan oleh JM, terduga pelaku, yang sampai saat ini belum memberikan klarifikasi maupun pernyataan atas dugaan tindak kekerasan tersebut.
Korban IN diketahui langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Banyuresmi pada hari yang sama. Saat ini, kasus kekerasan antar guru tersebut sedang dalam proses penanganan oleh pihak kepolisian. Masyarakat dan pemerhati dunia pendidikan mendesak agar kasus ini diproses secara transparan dan profesional, guna menjaga marwah institusi pendidikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun tanggapan dari JM. (F.BOY)
Penulis : F Boy
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Guru Perempuan di SDN 1 Karyamukti Garut Diduga Dianiaya Rekan Sesama Guru, Korban Alami Patah Tulang












