Penyebab Ikan Situ Rawa Jejed Mati: DLH Bogor Sidak PT Dinito Dan Temukan Dugaan Pelanggaran

Selasa, 22 April 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bogor, Jawa Barat – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke PT Dinito Jaya Sakti, sebuah perusahaan produsen plastik yang berlokasi di Jl. Raya Narogong Km. 28 Blok C 6-7-8, Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sidak dilakukan untuk menindaklanjuti dugaan pencemaran air yang menyebabkan matinya ratusan ikan di Situ Rawa Jejeg, Desa Kembang Kuning. Kegiatan ini melibatkan personel TNI, Polri, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.

Kabid Penegakan Hukum dan Pengelolaan Limbah B3 DLH Kabupaten Bogor, Gantara Lenggana, mengatakan bahwa langkah ini diambil sebagai respon atas laporan masyarakat, Satgas Sungai, dan aparatur wilayah, termasuk kepala desa serta kecamatan setempat.

“Hari ini kami melakukan pengawasan insidentil bersama tim Satgas Pengendalian Pencemaran Subda Cileungsi, menyusul laporan masyarakat dan informasi dari media sosial. Kami didampingi oleh PPLH Kabupaten Bogor, Dansubpom TNI, Polri, serta aparatur Kecamatan Klapanunggal dan Desa Kembang Kuning,” ujar Gantara, Senin (21/4/2025).

Dalam pengawasan tersebut, DLH menemukan adanya dugaan ketidaktaatan perusahaan terhadap aturan lingkungan hidup. “Kami lakukan pengawasan menyeluruh mulai dari gerbang hingga bagian belakang perusahaan. Ditemukan adanya outlet yang tidak sesuai dengan dokumen lingkungan yang dimiliki perusahaan. Pihak perusahaan bersikap kooperatif dan menerima temuan kami di lapangan,” tambah Gantara.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah memasang garis PPLH (Pengawasan Perlindungan Lingkungan Hidup) di dua titik lokasi yang disinyalir tidak memiliki dokumen teknis yang sah, serta penyimpanan limbah B3 yang tidak sesuai ketentuan. Selain itu, DLH juga mengambil sampel dari dua titik pembuangan untuk dianalisis lebih lanjut.

“Hasil laboratorium dari sampel tersebut akan keluar dalam 14 hari ke depan, karena diperlukan waktu untuk mengetahui kandungan material yang diambil,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Dinito Jaya Sakti, Heru, membantah bahwa pencemaran yang menyebabkan matinya ikan berasal dari perusahaannya.

“Kami menegaskan bahwa pencemaran lingkungan yang menyebabkan matinya ikan di Situ Rawa Jejeg bukan berasal dari perusahaan kami. Memang ada polusi udara dari aktivitas kami yang mengandung oli, namun tidak ada aliran langsung ke perairan,” ujar Heru.

Pihaknya mengaku akan menunggu hasil investigasi resmi dari DLH dan menyatakan komitmen untuk bekerja sama dalam mengungkap penyebab pencemaran tersebut.

“Kami berharap hasil investigasi bisa mengungkap penyebab sebenarnya, agar dapat diambil langkah tepat untuk mengatasi permasalahan ini,” Tutupnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: DLH Bogor Sidak PT Dinito, Temukan Dugaan Pelanggaran Terkait Matinya Ikan di Situ Rawa Jejeg

Berita Terkait

Dugaan Tangkap Lepas Pengedar Obat Terlarang di Cibatu, Kapolres dan Propam Polres Garut Diminta Periksa Oknum Anggota
Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 
AWDI DKI Jakarta Bersiap Dilantik, DPP Tegaskan: Independensi dan Netralitas Harga Mati!”
Dugaan Setoran Demi Pertahankan Jabatan Kepsek Kembali Mencuat, Dana BOS Disebut Tergerus hingga Rp150 Ribu–Rp200 Ribu per Siswa
Polwan Polda Metro Jaya Ziarah dan Tabur Bunga di TPBU Giri Tama Bogor
Pelayanan Samsat Depok Dinilai Cepat, Tepat dan Memudahkan Warga Dalam Mengurus Surat Surat Kendaraaan
Kapolri Paparkan Upaya Presiden Prabowo Selesaikan Konflik Global
Dugaan Praktik Prostitusi di Penginapan Cikuda Jadi Sorotan Warga Saat Ramadhan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:12 WIB

Dugaan Tangkap Lepas Pengedar Obat Terlarang di Cibatu, Kapolres dan Propam Polres Garut Diminta Periksa Oknum Anggota

Kamis, 17 September 2026 - 13:09 WIB

Kedan Prabo 08 Laporkan Dugaan Penelantaran PMI di Singapura ke KP2MI, P3MI PT DAM Diminta Bertanggung Jawab 

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:02 WIB

AWDI DKI Jakarta Bersiap Dilantik, DPP Tegaskan: Independensi dan Netralitas Harga Mati!”

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

Dugaan Setoran Demi Pertahankan Jabatan Kepsek Kembali Mencuat, Dana BOS Disebut Tergerus hingga Rp150 Ribu–Rp200 Ribu per Siswa

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:51 WIB

Polwan Polda Metro Jaya Ziarah dan Tabur Bunga di TPBU Giri Tama Bogor

Berita Terbaru