Krisis Air Bersih Landa Gunung Batu dan Duyer, 100 KK Terdampak

Rabu, 3 September 2025 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Pandeglang, Banten –  3 September 2025 – Musim kemarau yang berkepanjangan membuat warga Kampung Gunung Batu, Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengalami krisis air bersih. Tidak hanya di Gunung Batu, warga Kampung Duyer yang bertetangga juga menghadapi kondisi serupa. Diperkirakan lebih dari 100 kepala keluarga (KK) kini sangat membutuhkan bantuan air bersih.

Ketiadaan sumber air membuat masyarakat harus menempuh perjalanan sekitar 4 kilometer menuju Kali Jaralang hanya untuk mandi dan mencuci. Situasi ini dirasakan sangat memberatkan, terutama bagi anak-anak, perempuan, dan warga lanjut usia.

“Kalau musim kemarau begini, kami benar-benar kesulitan. Untuk mandi saja harus berjalan jauh ke kali. Kami berharap ada bantuan air bersih dari pemerintah,” ungkap Abah Sumarta, warga Kampung Gunung Batu.

Ia juga menambahkan, sejak lama warga Gunung Batu belum pernah mendapatkan bantuan air bersih ketika musim kemarau tiba.

“Semenjak saya tinggal di sini, kalau kemarau datang selalu susah air. Dari dulu belum pernah ada bantuan air dari pemerintah,” tutur Abah Sumarta.

Hal senada disampaikan Kariman, warga lainnya, yang menuturkan bahwa kondisi ini hampir selalu terjadi setiap tahun.

“Bukan hanya Gunung Batu, tapi Kampung Duyer juga sama. Jadi total ada sekitar 100 KK yang benar-benar membutuhkan air bersih,” ujarnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah, BPBD, maupun lembaga sosial segera turun tangan menyalurkan bantuan air bersih. Selain itu, warga juga mendesak adanya solusi jangka panjang berupa pembangunan sarana air bersih agar tidak terus bergantung pada sungai yang letaknya jauh.

Facebook Comments Box

Penulis : Edi Junaedi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Krisis Air Bersih Landa Gunung Batu dan Duyer, 100 KK Terdampak

Berita Terkait

Kapolres PPU Raih Suara Indonesia Award 2026, Diapresiasi atas Kepemimpinan dan Inovasi Pelayanan Publik
Pererat Kedekatan dengan Warga, Satgas Damai Cartenz Gelar Patroli Humanis di Kampung Wandoga
2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Kapolres PPU Raih Suara Indonesia Award 2026, Diapresiasi atas Kepemimpinan dan Inovasi Pelayanan Publik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Pererat Kedekatan dengan Warga, Satgas Damai Cartenz Gelar Patroli Humanis di Kampung Wandoga

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Berita Terbaru