Global Expose TV Pandeglang, Banten – 3 September 2025 – Musim kemarau yang berkepanjangan membuat warga Kampung Gunung Batu, Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten, mengalami krisis air bersih. Tidak hanya di Gunung Batu, warga Kampung Duyer yang bertetangga juga menghadapi kondisi serupa. Diperkirakan lebih dari 100 kepala keluarga (KK) kini sangat membutuhkan bantuan air bersih.
Ketiadaan sumber air membuat masyarakat harus menempuh perjalanan sekitar 4 kilometer menuju Kali Jaralang hanya untuk mandi dan mencuci. Situasi ini dirasakan sangat memberatkan, terutama bagi anak-anak, perempuan, dan warga lanjut usia.
“Kalau musim kemarau begini, kami benar-benar kesulitan. Untuk mandi saja harus berjalan jauh ke kali. Kami berharap ada bantuan air bersih dari pemerintah,” ungkap Abah Sumarta, warga Kampung Gunung Batu.
Ia juga menambahkan, sejak lama warga Gunung Batu belum pernah mendapatkan bantuan air bersih ketika musim kemarau tiba.
“Semenjak saya tinggal di sini, kalau kemarau datang selalu susah air. Dari dulu belum pernah ada bantuan air dari pemerintah,” tutur Abah Sumarta.
Hal senada disampaikan Kariman, warga lainnya, yang menuturkan bahwa kondisi ini hampir selalu terjadi setiap tahun.
“Bukan hanya Gunung Batu, tapi Kampung Duyer juga sama. Jadi total ada sekitar 100 KK yang benar-benar membutuhkan air bersih,” ujarnya.
Masyarakat berharap pemerintah daerah, BPBD, maupun lembaga sosial segera turun tangan menyalurkan bantuan air bersih. Selain itu, warga juga mendesak adanya solusi jangka panjang berupa pembangunan sarana air bersih agar tidak terus bergantung pada sungai yang letaknya jauh.
Penulis : Edi Junaedi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Krisis Air Bersih Landa Gunung Batu dan Duyer, 100 KK Terdampak












