Reshuffle Kabinet Merah Putih: Prabowo Lantik 4 Menteri dan 1 Wamen, Peta Politik Baru Mulai Terbentuk

Senin, 8 September 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi merombak susunan Kabinet Merah Putih dengan melantik empat menteri dan satu wakil menteri baru di Istana Negara, Senin (8/9/2025). Reshuffle ini bukan hanya soal perombakan teknis, tetapi juga mengisyaratkan adanya konsolidasi politik besar di lingkaran kekuasaan.

Pergantian menteri kali ini menempatkan figur-figur strategis yang dianggap dekat dengan Presiden maupun partai koalisi pendukung. Salah satunya adalah Purbaya Yudhi Sadewa, yang ditunjuk sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Perubahan ini dipandang sebagai langkah penting untuk memastikan kendali penuh pemerintah terhadap arah kebijakan fiskal dan pengelolaan APBN.

Selain itu, kursi Menteri Pertanian kini diisi oleh Arief Prasetyo Adi, mantan Kepala Badan Pangan Nasional yang selama ini dikenal vokal dalam isu ketahanan pangan. Di sisi lain, Ahmad Doli Kurnia dari Partai Golkar dipercaya sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, sebuah posisi strategis yang mengelola dana desa triliunan rupiah setiap tahunnya.

Nama lain yang mencuri perhatian adalah Jerry Sambuaga, yang naik kelas dari Wakil Menteri Perdagangan menjadi Menteri Perdagangan. Sementara itu, Grace Natalie, salah satu tokoh muda PSI, mendapat posisi sebagai Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/BPN).

Daftar Lengkap Menteri dan Wamen Baru Kabinet Merah Putih:

1. Purbaya Yudhi Sadewa – Menteri Keuangan
2. Arief Prasetyo Adi – Menteri Pertanian
3. Ahmad Doli Kurnia – Menteri Desa, PDT dan Transmigrasi
4. Jerry Sambuaga – Menteri Perdagangan
5. Grace Natalie – Wakil Menteri ATR/BPN

Reshuffle ini memperlihatkan perpaduan antara teknokrat, politisi, dan figur ormas keagamaan. Namun pertanyaan besarnya: apakah langkah ini benar-benar menjawab tuntutan rakyat yang muak dengan sistem perpajakan timpang, atau sekadar strategi mempertahankan stabilitas politik jelang tahun kedua pemerintahan?

Publik kini menunggu, apakah para menteri baru akan mencatatkan terobosan atau justru mengulangi pola lama: kekuasaan untuk elite, beban tetap ditanggung rakyat.

Facebook Comments Box

Penulis : Agus Marpaung

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Reshuffle Kabinet Merah Putih: Prabowo Lantik 4 Menteri dan 1 Wamen, Peta Politik Baru Mulai Terbentuk

Berita Terkait

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Personel Bareskrim, Perkuat Penanganan Karhutla di Kaltim dan Kalteng
Patroli Malam Cegah Tawuran, 16 Orang Diamankan di Jaktim dan Jakpus
Terobosan PLN! Rakyat Bisa Daftarkan Tanah Mulai 1 Hektar Untuk Program PLTS 100 GWp, Maret Samuel Sueken Dorong Pencegahan Mafia Tanah
Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta
Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1,19 Ton Kemasan Senilai Rp155 Juta
Kapolda Metro Jaya Dorong Edukasi dan Penataan Kawasan Rawan Narkoba
Wakapolri Pimpin Upacara Purna Tugas FPU 7 Minusca, 140 Personel Terima Penghargaan
Hari Jadi ke-75 Humas Polri, Divhumas Polri Salurkan Bansos untuk Lansia dan Anak Yatim
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 10 Personel Bareskrim, Perkuat Penanganan Karhutla di Kaltim dan Kalteng

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:47 WIB

Patroli Malam Cegah Tawuran, 16 Orang Diamankan di Jaktim dan Jakpus

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Terobosan PLN! Rakyat Bisa Daftarkan Tanah Mulai 1 Hektar Untuk Program PLTS 100 GWp, Maret Samuel Sueken Dorong Pencegahan Mafia Tanah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Bareskrim Polri Ungkap Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1.194 Kemasan Senilai Rp155 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 16:21 WIB

Bareskrim Polri Bongkar Dugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Label, Sita 1,19 Ton Kemasan Senilai Rp155 Juta

Berita Terbaru