Global Expos TV (Indramayu) – project kementrian pupr pusat melalui bbws bendung rentang jawa barat lms 02 yang berlokasi di desa arahan kecamatan arahan kabupaten Indramayu jawa barat,melirik dari sebuah persoalan pamasangan tembok penahan tanah (TPT),dari terdiri tembok penahan tanah yang lama.sampai dengan adanya tembok penahan tanah yang baru, dilakukan hanya dengan pemasangan tumpang tindi.selasa 8.11.2022
subcontraktor pt pam.saat mengerjakan project terkesan dengan asal-asalan,bukan hanya ditembok penahan tanah saja yang terjadi tumpang tindi terjadi.namun dengan tetapi sebelum lakukan pengecoran lantai saluaran irigasi itu sendiri,dilakukan dengan memakai amparan batu spliet yang berukuran 2,3 mili.kurang kebih ketinggian 10 cm,lalu baru dilakukan dengan pengecoran yang berketebalan kurang lebih dari 5 cm.
adapun untuk dingding lantai samping/parapet, sebelum di lakukan pengecoran.di amparkan terlebih dahulu dengan batu spliet berukuran 2,3 mili,dengan berketebalan kurang lebih dari 10 cm.lalu baru di lakukan pengecoran dengan berketabalan kurang lebih dari 7 cm.Namun untuk ketinggian rijet cor samping/parapet kurang lebih dari 160 cm,serta kualitas radimix yang di gunkan tife K 175.
Wildan,sebagai pelaksana subcontraktor PT PAM menjelaskan dan membenarkan,kalau untuk lantai betul sebelum di cor di kasih amparan batu spliet kurang lebih 10cm dan untuk cor sendiri 10cm, adapun untuk parapet cor kurang lebih 10cm,dan kalau untuk ket adanya di sana bukan disini.kalau di sini adanya mes para pekerja,saya tidak bisa menjawab semua pertanyaan silahkan temui bagian humas.soalnya urusan wartawan sama humas sambil menelpon humas dan lalu menghindar dengan beralasan maaf saya lagi sibuk,padahal banyak point pertanyaan yang belum di jelaskan.ungkapnya
sesampainya berita ini di tayangkan humas subcontraktor PT PAM belum bisa memberikan penjelasannya. (Ry)











