Jembatan Cipamingkis Senilai Rp29 Miliar Amblas dalam 7 Bulan, LSM BAPDI Desak Penyelidikan

Senin, 3 November 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kzbupaten Bekasi, Jawa Barat – Belum genap setahun sejak rampung dikerjakan, Jembatan Cipamingkis di Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, kini amblas dan tak lagi dapat digunakan. Proyek senilai Rp29 miliar yang dikerjakan oleh PT Nur Ihsan Minahasa Mulia pada tahun anggaran 2024 itu kini menjadi sorotan publik.

Ketua LSM BAPDI perwakilan Jawa Barat, Luhut, mempertanyakan penyebab amblasnya jembatan tersebut. Ia menilai perlu kejelasan apakah kerusakan itu disebabkan bencana alam atau gagal konstruksi.

“Kalau disebut musibah bencana alam, siapa yang berhak menyatakan hal itu? Apakah Kepala Dinas Bina Marga atau Bupati Bekasi sebagai pejabat tertinggi di daerah?” ujar Luhut kepada wartawan.

Menurutnya, sangat ironis jika proyek bernilai puluhan miliar rupiah hanya bertahan tujuh bulan. Kini, jembatan yang dibangun dengan dana besar itu hanya menyisakan puing-puing tanpa kejelasan tanggung jawab hukum dari pihak terkait.

“Rp29 miliar bukan angka kecil. Itu baru anggaran fisik, belum termasuk biaya konsultan dan pengawasan. Tapi sampai sekarang, tak ada satu pun pihak yang dimintai pertanggungjawaban,” tegasnya.

Luhut menilai, aparat penegak hukum seharusnya sudah turun tangan menyelidiki penyebab kerusakan jembatan tersebut. Ia menekankan bahwa sebelum proyek dimulai, seharusnya sudah ada kajian kelayakan dan analisis risiko dari pihak konsultan.

“Sebelum pembangunan dimulai, pasti sudah dilakukan penelitian dan perhitungan oleh konsultan dengan anggaran tersendiri. Jadi, ketika jembatan itu amblas, tidak bisa serta-merta disebut musibah tanpa kajian hukum,” katanya.

LSM BAPDI berencana melaporkan kasus ini kepada aparat penegak hukum agar penyebab amblasnya jembatan tersebut bisa terungkap secara terang benderang.

“Kami akan segera melaporkan persoalan ini agar publik tahu apa yang sebenarnya terjadi — apakah karena bencana alam atau karena gagal konstruksi. Biarlah proses hukum yang membuktikan,” ujar Luhut menegaskan.

Facebook Comments Box

Penulis : Dewy Widya

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Jembatan Cipamingkis Senilai Rp29 Miliar Amblas dalam 7 Bulan, LSM BAPDI Desak Penyelidikan

Berita Terkait

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo
H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034
Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif
Samsat Kabupaten Bekasi Perkuat Kepercayaan Publik melalui Pelayanan Prima dan Transparan
Bakal Calon Kepala Desa Sumber Jaya 2026: Membawa Gagasan Transparansi, Digitalisasi, dan Penguatan Ekonomi Warga
Revitalisasi SMK Nur Insani Angsana Disambut Antusias Wali Murid, Anggaran Rp1,069 Miliar Direalisasikan
Dugaan Intimidasi Terhadap Pembina FORMASI, Polisi di Minta Ungkap Identitas Pelaku dan Tangkap
Dugaan Permasalahan Limbah SPPG Saketi, FORJA Banten Dorong BGN Lakukan Audit dan Evaluasi Korcam
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:10 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Tingkatkan Pelayanan, Wajib Pajak Diimbau Urus Sendiri Tanpa Calo

Sabtu, 26 September 2026 - 10:33 WIB

H. Dulloh Syafei Menang Telak, Terpilih sebagai Kepala Desa Sumber Jaya Periode 2026–2034

Selasa, 22 September 2026 - 11:40 WIB

Pilkades Serentak di Kabupaten Bekasi Berlangsung Aman dan Kondusif

Senin, 7 September 2026 - 14:40 WIB

Samsat Kabupaten Bekasi Perkuat Kepercayaan Publik melalui Pelayanan Prima dan Transparan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Bakal Calon Kepala Desa Sumber Jaya 2026: Membawa Gagasan Transparansi, Digitalisasi, dan Penguatan Ekonomi Warga

Berita Terbaru