Proyek Revitalisasi SMK Negeri 1 Banyuanyar Terindikasi Penyelewengan

Senin, 17 November 2025 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur – 17 November 2025. Proyek Kegiatan bantuan pemerintah program Revitalisasi SMK Negeri 1 Banyuanyar tahun 2025. Mendapat sorotan Dewan Pengurus Cabang PROJAMIN yang tergabung di Komunitas PAKOPAK kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Proyek revitalisasi dengan total anggaran Rp.3.665.578.140,34. Untuk 10 Jenis pekerjaan beserta prabot di lingkup SMK Negeri 1 Banyuanyar. 15/11/2025.

Sesuai Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021, tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah serta peraturan lain nya. Dalam pelaksanaan proyek swakelola, pada umumnya terdapat 3 team yang terlibat dalam penyelenggaraan swakelola tersebut. Diantarnya, Team Persiapan,Team Pelaksana dan Team Pengawas.

Namun, berbeda dengan pelaksanaan proyek swakelola SMK Negeri 1 Banyuanyar. Dalam pelaksanaan nya terindikasi dugaan 3 team tersebut tidak di manfaatkan sebagai mana mestinya. Khususnya dalam pengadaan meja dan kursi siswa, yang diduga kuat di handle oleh oknum kepala sekolah SMK Negeri 1 Banyuanyar

Saat personil team Pakopak “Budi Harianto” mengklarifikasi oknum kepala SMK Negeri 1 Banyuanyar ” HS” dalam ruangan nya. Mereka berdua sempat bersitegang dan saling beradu argument perihal maksud kedatangan nya serta klarifikasi terkait pengadaan proyek Revitalisasi tersebut. Jum’at tanggal 14 November 2025.

Oknum kepala SMK Negeri 1 Banyuanyar “HS” saat beradu argument mengatakan bahwa data yang diperlihatkan oleh personil team Pakopak (foto meja dan kursi). Ia menyebut data tersebut adalah data lama. menurut nya, sudah di nyatakan bagus oleh team pengawas dari jakarta.

“Data itu data yang lama, barusan ada team pengawas dari pusat dan di nyatakan bagus. “Ucap oknum kepala sekolah saat beradu argument dengan personil team Pakopak. Namun, seusai adu argument team media meminta wawancara terkait proyek tersebut, Ia mengatakan masih belum siap.

Kepada team media, Personil Pakopak menjelaskan maksud dan tujuan kedatangan nya ke SMK Negeri 1 Banyuanyar. Ia mengaku Tabayun dan mengklarifikasi temuan nya terkait proyek revitalisasi, khususnya prabot kursi dan meja siswa.

“Maksud dan tujuan kedatangan kami adalah tabayun dan mengklarifikasi temuan kami terkait pengadaan prabot kursi dan meja yang kami duga bahan nya tidak sesuai spesifikasi dan harga yang diduga melambung tinggi. Namun, kami sangat menyayangkan, Kenapa oknum kepala sekolah yang sewot. kami kan mau klarifikasi kepada team pelaksana dan pengawas. Kepala sekolah adalah penanggung jawab. “Ucap nya.

Dengan ikut campur nya oknum kepala SMK Negeri 1 Banyuanyar.Semakin kuat dugaan bahwa prabot (meja dan kursi) tidak sesuai spesifikasi. Selain itu, Ia menduga dalam pelaksanaan proyek revitalisasi di handle oleh oknum kepala sekolah tersebut. Dengan mengatakan data kami data yang lama, secara tidak langsung, oknum Kepala sekolah mengakui bahwa dugaan kami itu benar dan sudah di perbaiki. “Imbuh nya.

Ketua team pelaksana “Hendro” saat di konfirmasi media di lokasi tumpukan meja serta kursi yang diduga bahan nya tidak sesuai spesifikasi dan harga yang melambung tinggi. Ia mengakui bahwa yang belanja adalah oknum kepala SMK Negeri 1 Banyuanyar..

“Kalau masalah harga sesuai RAB satu meja satu kursi (satu stel) harganya Rp 750.000. sebanyak 50 stel. spesifikasi sesuai RAB. Yang belanja kemarin pakai rekanan nya “HS” oknum kepala sekolah. Yang belanja seharusnya team belanja tapi saya tidak ikut. “Ucap nya.

Sementara team pengawas “Wahyu pribadi” kepada team media mengatakan bahwa memang ada beberapa barang yang kurang bagus. Ia mengaku sudah menegur oknum kepala SMK Negeri 1 Banyuanyar untuk di perbaiki.

“Pekerjaan kebanyakan sesuai spesifikasi, dan konstruksi sesuai RAB. ada beberapa yang memang kurang sesuai spesifikasi. Terkait meja dan kursi memang plitur nya kurang bagus, saya sudah menegur oknum kepala sekolah agar plitur di ganti yang lebih bagus. Kayu kursi dan meja siswa seharusnya pakai kayu jati campur (hitam putih). “Pungkas nya.

Facebook Comments Box

Penulis : Abdul Hadi

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Proyek Revitalisasi SMK Negeri 1 Banyuanyar Terindikasi Penyelewengan

Berita Terkait

Dugaan Tangkap Lepas Pengedar Obat Terlarang di Cibatu, Kapolres dan Propam Polres Garut Diminta Periksa Oknum Anggota
Dugaan Setoran Demi Pertahankan Jabatan Kepsek Kembali Mencuat, Dana BOS Disebut Tergerus hingga Rp150 Ribu–Rp200 Ribu per Siswa
Kapolri Paparkan Upaya Presiden Prabowo Selesaikan Konflik Global
Rekaman Neraka 23 MENIT! Oknum Kades Air Nau Diduga Sekap Wartawan, ‘Damai Settingan’ Digugat Nasional!
Sidang Kedua Gugatan Warga, Kepastian Hukum Eks HGU PT BSP Jadi Sorotan 
Datang, Periksa, Pulang Tanpa Sita  Ketegasan Tipidter Polres Bogor dalam Kasus Solar Diduga Ilegal Dipertanyakan 
Oknum Satpam PT SMART Padang Halaban Diduga Langgar Etika, Warga Meradang
Ucapan Belasungkawa Resmi
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 11:12 WIB

Dugaan Tangkap Lepas Pengedar Obat Terlarang di Cibatu, Kapolres dan Propam Polres Garut Diminta Periksa Oknum Anggota

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:15 WIB

Dugaan Setoran Demi Pertahankan Jabatan Kepsek Kembali Mencuat, Dana BOS Disebut Tergerus hingga Rp150 Ribu–Rp200 Ribu per Siswa

Kamis, 5 Maret 2026 - 08:06 WIB

Kapolri Paparkan Upaya Presiden Prabowo Selesaikan Konflik Global

Kamis, 5 Maret 2026 - 04:37 WIB

Rekaman Neraka 23 MENIT! Oknum Kades Air Nau Diduga Sekap Wartawan, ‘Damai Settingan’ Digugat Nasional!

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:11 WIB

Sidang Kedua Gugatan Warga, Kepastian Hukum Eks HGU PT BSP Jadi Sorotan 

Berita Terbaru