Global Expose TV Kabupaten Labuhanbatu Utara — Dugaan peredaran narkoba jenis sabu di Kelurahan Aek Kanopan, khususnya di Lingkungan Kampung Baru dekat pemakaman Kristen, Kabupaten Labuhanbatu Utara, sumatera utara, kembali memicu keresahan warga. Lokasi tersebut disebut-sebut telah lama menjadi titik transaksi sabu dan diduga dikendalikan oleh seorang pria berinisial UK.
Pada Jumat (5/12/2025), tim kolaborasi melakukan pemantauan langsung dan menemukan aktivitas keluar masuk sejumlah orang yang diduga sebagai pembeli maupun pengguna. Transaksi tersebut berlangsung secara terbuka dan tidak jauh dari Kantor Polsek Kualuh Hulu Aek Kanopan, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai pengawasan dan penindakan aparat setempat.
Peredaran narkoba merupakan kejahatan serius yang dikategorikan sebagai musuh negara dan musuh masyarakat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. UU tersebut menegaskan bahwa narkotika merupakan ancaman bagi kesehatan, keamanan, dan masa depan generasi bangsa sehingga negara wajib melakukan pencegahan dan pemberantasan secara tegas.
Untuk menjaga keseimbangan informasi, redaksi menghubungi Kapolsek Kualuh Hulu, AKP Citra Yani Br. Barus, SH , MH guna meminta konfirmasi terkait laporan aktivitas peredaran narkoba di lokasi tersebut. Melalui pesan WhatsApp pada Jumat sore, Kapolsek memberikan respon singkat:
“Trims infonya ya, Bang. Nanti koordinasi dengan Kanit Res ya Bang.”
Balas, Kapolsek Kualuh Hulu — 5 Desember 2025
Respons tersebut menegaskan bahwa pihak kepolisian telah menerima informasi dan akan menindaklanjutinya melalui koordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Kualuh Hulu.
Masyarakat berharap langkah tersebut segera berlanjut pada tindakan nyata untuk menghentikan peredaran narkoba yang diduga sudah lama berlangsung dan semakin meresahkan. Penindakan tegas diharapkan mampu memutus jaringan peredaran serta mengembalikan rasa aman warga Aek Kanopan.
Penulis : Tim Redaksi
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Peredaran Sabu Diduga Bebas di Dekat Polsek, Kapolsek Aek Kanopan: "Kami Koordinasi Dengan Reskrim"












