Global Expose Tv Kabupaten Pandeglang Banten, Menanggapi pemberitaan yang beredar beberapa hari lalu, Ajat menyampaikan hak jawab guna meluruskan sejumlah informasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta kejadian.

Ajat menjelaskan, pada Selasa, 6 Januari, sekitar pukul 05.00 WIB, ia berangkat dari rumah Kawawan. Pada saat itu, Kawawan dan istrinya telah bangun karena hendak melaksanakan salat Subuh. Ajat menegaskan bahwa kepergiannya dilakukan secara terbuka dan tidak ada hal yang disembunyikan.
Selanjutnya, pada Rabu, 7 Januari, sekitar pukul 08.00 WIB, Ajat mengantarkan kembali sepeda motor ke rumah Ka wawan. Motor tersebut diterima langsung oleh anak perempuan Ka wawan dan istrinya. Dalam kesempatan itu, Ajat juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul, khususnya karena selama berada di luar rumah telepon genggam Ajat tidak aktif.
Ajat menegaskan bahwa seluruh rangkaian peristiwa tersebut terjadi dalam rentang waktu 6 Januari hingga 7 Januari, sebagaimana fakta yang sebenarnya.
Lebih lanjut, Ajat juga meluruskan kronologi pada malam Selasa, di mana ia begadang bersama Ka wawan sejak pukul 20.00 WIB hingga sekitar pukul 05.00 WIB pagi.
Sekitar pukul 04.00 WIB, Ajat menyebut telepon genggam Ka wawan kehabisan daya (low baterai), kemudian diisi ulang (di-charge). Setelah itu, Ka wawan beristirahat dengan berbaring di samping Ajat.
Seluruh kejadian tersebut dapat saya pertanggungjawabkan kebenarannya. Tidak ada maksud untuk menyembunyikan fakta atau melakukan perbuatan sebagaimana yang diberitakan sebelumnya,” ujar Ajat.
Melalui hak jawab ini, Ajat berharap media dapat memberikan ruang yang berimbang, sesuai dengan prinsip cover both sides, serta menyampaikan informasi yang utuh kepada publik agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Penulis : Iwan kejes
Editor : Iwan kejes
Sumber Berita: Pandeglang banten












