GLOBAL EXPOSE TV SERANG BANTEN — Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Partai Gema Bangsa Provinsi Banten digelar pada Sabtu, 3 Oktober 2026, dengan mengusung tema “Banten Menggema, Gema Bangsa Membumi di Tanah Jawa.”

Rakorwil tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penyampaian gagasan Partai Gema Bangsa terkait penguatan peran daerah dalam pembangunan nasional.
Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, dalam paparannya menegaskan bahwa pembangunan Indonesia perlu memberikan ruang yang lebih besar kepada daerah. Ia menyebut partainya membawa gagasan tentang keadilan politik, ekonomi, dan budaya bagi daerah.
“Partai Gema Bangsa ini untuk membangun Indonesia. Kami ingin keadilan politik, keadilan ekonomi, dan keadilan budaya dari daerah,” ujar Ahmad Rofiq.

Menurutnya, kepengurusan baru Partai Gema Bangsa di daerah diharapkan mampu menghadirkan kekuatan dan terobosan baru dalam menghadapi dinamika pembangunan Indonesia ke depan.
Ahmad Rofiq juga menyoroti pentingnya kemandirian bangsa sebagai salah satu landasan untuk mendorong keadilan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia turut menyampaikan gagasan mengenai netralisasi politik yang disebutnya penting dalam upaya mendorong demokrasi yang lebih sehat serta mengurangi praktik politik transaksional.

“Kita ingin demokrasi ini jauh lebih murni dan lebih sehat. Aspek transaksional yang selama ini membuat demokrasi mengalami persoalan harus kita perbaiki dan luruskan, sehingga benar-benar menjadi kehendak rakyat untuk mensejahterakan masyarakat,” katanya.
Banten Dinilai Memiliki Peran Strategis
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Rofiq secara khusus menyoroti posisi Provinsi Banten sebagai salah satu wilayah strategis di Pulau Jawa.
Ia berharap Banten dapat memberikan kontribusi lebih besar dalam pembangunan nasional serta ikut mendorong Indonesia menjadi bangsa yang maju dan bermartabat.

“Banten salah satu bagian yang membuat bangsa ini jauh lebih bermartabat dan maju lebih cepat,” ungkapnya.
Ahmad Rofiq juga menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi Partai Gema Bangsa di tingkat daerah. Menurutnya, penguatan organisasi diperlukan untuk menyosialisasikan gagasan desentralisasi politik sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya pembangunan yang tidak hanya berpusat di Jakarta.
Menurut Ahmad Rofiq, daerah harus diberikan ruang yang lebih besar untuk berkembang dan menentukan arah kemajuannya.
“Bangsa ini harus dibangun dari daerah, bukan hanya dari Jakarta. Daerah harus berdikari, daerah harus mandiri dan daerah harus menghasilkan pemimpin-pemimpin yang tangguh,” tegasnya.
Ia menambahkan, daerah yang memiliki kemandirian serta kepemimpinan yang kuat diharapkan dapat mempercepat pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ahmad Yani Siapkan Konsolidasi hingga Daerah
Sementara itu, Ahmad Yani, selaku Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Gema Bangsa Provinsi Banten yang baru, menyampaikan komitmennya untuk melakukan sosialisasi sekaligus pembentukan kepengurusan Partai Gema Bangsa di berbagai daerah di Banten.
Ahmad Yani juga menekankan rencana memperkuat keterlibatan generasi muda dalam organisasi. Menurutnya, generasi muda memiliki semangat dan pola pikir yang dapat menjadi modal dalam pengembangan organisasi.
“Kami akan bersosialisasi ke daerah-daerah dan akan membentuk dari kalangan muda karena yang muda lebih berintegritas, semangat, dan pola pikir yang jernih,” ujar Ahmad Yani.
Rakorwil Partai Gema Bangsa Provinsi Banten tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi sekaligus forum penyampaian gagasan partai mengenai penguatan peran daerah, kemandirian, serta keterlibatan generasi muda dalam pembangunan Indonesia.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten












