Jalan Kabupaten Tak Kunjung Dibangun, Warga Bojongmanik Keluhkan Lumpur Akibat Alat Berat

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Pandeglang, Banten — Jumat 16 Janwari 2026. Kondisi jalan kabupaten yang menjadi akses utama menuju Kantor Kecamatan Sindangresmi, tepatnya di Kampung Bayadi Pamatang Hasem, Desa Bojongmanik, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, hingga kini masih memprihatinkan. Jalan yang sudah bertahun-tahun rusak tersebut tak kunjung mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang.

Beberapa hari lalu, warga Kampung Gayong terpaksa melakukan perbaikan darurat dengan cara swadaya. Melalui kegiatan salaran (urunan), masyarakat mengumpulkan dana untuk membeli batu skrop guna menambal jalan berlubang agar tetap bisa dilalui kendaraan baik roda dua maupun empat .

‎Namun, upaya tersebut kini dinilai sia-sia. Jalan yang sudah ditambal kembali rusak dan dipenuhi lumpur akibat sering dilalui alat berat jenis komben milik pengusaha setempat. Lumpur yang terbawa alat berat membuat permukaan jalan licin dan berbahaya, terutama bagi pengendara roda dua, anak sekolah, dan warga yang beraktivitas setiap hari.

Batu yang kami pasang sudah tidak kelihatan lagi, sekarang isinya lumpur semua. Kami khawatir terjadi kecelakaan, apalagi ini jalan utama yang dilalui anak sekolah dan warga setiap hari,” keluh salah seorang warga.

‎Warga juga menyayangkan sikap pengusaha alat berat yang dinilai kurang memperhatikan dampak aktivitasnya terhadap jalan umum. Mereka meminta adanya itikad baik agar jalan yang sudah dibangun secara swadaya tidak kembali rusak akibat lumpur yang terbawa kendaraan berat.

“Kami sebagai panitia relawan sebenarnya malu harus keliling mencari donatur untuk memperbaiki jalan kabupaten. Tapi kalau terus begini, jalan ini tidak akan pernah bagus,” ungkap warga lainnya dengan nada kecewa.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Pandeglang segera turun tangan, baik dengan melakukan pembangunan permanen maupun menertibkan aktivitas alat berat yang merusak jalan. Warga menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan fasilitas umum dan urat nadi perekonomian serta pelayanan masyarakat menuju pusat pemerintahan kecamatan.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Kecamatan Sindangresmi Pandeglang Banten

Berita Terkait

Pembangunan Jembatan di Jalan Provinsi Ciherang Picung Dikeluhkan Pengguna Jalan, Jalur Alternatif Dinilai Membahayakan
GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Pembangunan Jembatan di Jalan Provinsi Ciherang Picung Dikeluhkan Pengguna Jalan, Jalur Alternatif Dinilai Membahayakan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Berita Terbaru