Paska Banjir Surud, Warga Kampung Ciparahu Pandeglang Menanti Kepedulian Pemerintah

Minggu, 18 Januari 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV  Kabupaten Pandeglang, Banten —Paska bencana banjir yang melanda wilayah Desa Sumberjaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, sejak Senin 12 Januari 2026 hingga Minggu 18 Januari 2026, warga mengeluhkan minimnya perhatian dari pihak pemerintah desa maupun kecamatan. Meski banjir telah surut, kondisi masyarakat terdampak seolah luput dari penanganan.

‎Banjir tersebut berdampak cukup parah di Kampung Ciparahu RT 18 RW 09 dan RT 17 RW 09. Berdasarkan keterangan warga setempat, terdapat rumah warga yang tidak dapat dihuni akibat tiang penyangga patah karena terjangan arus banjir serta tertimpa pepohonan yang terbawa air.

Selain kerusakan bangunan, warga lainnya juga mengeluhkan kerusakan alat elektronik, perabotan rumah tangga, serta barang-barang kebutuhan sehari-hari yang rusak dan hanyut akibat banjir. Hingga kini, belum terlihat adanya pendataan maupun bantuan resmi dari pihak terkait.

‎Sejak banjir sampai sekarang belum ada perhatian. Rumah warga rusak, barang-barang habis, tapi belum ada bantuan atau pengecekan langsung,” ujar salah seorang warga Kampung Ciparahu.

‎Warga berharap pemerintah desa, kecamatan, hingga instansi terkait di tingkat kabupaten segera turun tangan melakukan pendataan kerusakan serta memberikan bantuan nyata kepada masyarakat terdampak. Mereka menilai kehadiran pemerintah sangat dibutuhkan agar pemulihan pasca bencana dapat segera dilakukan.

‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Desa Sumberjaya maupun Kecamatan Sumur terkait penanganan pasca banjir di wilayah tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes tak Gentar

Sumber Berita: Sumur Pandeglang Banten

Berita Terkait

Pembangunan Jembatan di Jalan Provinsi Ciherang Picung Dikeluhkan Pengguna Jalan, Jalur Alternatif Dinilai Membahayakan
GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Pembangunan Jembatan di Jalan Provinsi Ciherang Picung Dikeluhkan Pengguna Jalan, Jalur Alternatif Dinilai Membahayakan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Berita Terbaru