Warga Bojongmanik Gotong Royong Perbaiki Jembatan Cikondang yang Terbengkalai Bertahun-tahun

Senin, 26 Januari 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose Tv Kabupaten Pandeglang, Banten — Demi menjaga keselamatan pengguna jalan dan mencegah jatuhnya korban, Kepala Desa Bojongmanik bersama warga menggelar gotong royong memperbaiki Jembatan Cikondang (jembatan piral) yang berada di perbatasan Kecamatan Munjul dan Kecamatan Sindangresmi, Senin, 26 Januari 2026.

‎Jembatan Cikondang diketahui telah bertahun-tahun rusak dan hingga kini belum juga mendapat perhatian serius dari pemerintah. Padahal, jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung antar kecamatan yang setiap hari digunakan warga untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial.

‎Menurut keterangan warga, kegiatan gotong royong ini bukan yang pertama kali dilakukan. Sebelumnya, masyarakat sudah beberapa kali mengadakan bakti sosial secara swadaya untuk memperbaiki jembatan dengan cara darurat.

Perbaikan sementara ini sudah berkali-kali kami lakukan, biasanya menggunakan batang pohon kelapa. Ini murni inisiatif warga karena sudah terlalu lama tidak ada pembangunan,” ungkap salah satu warga setempat.

Kepala Desa Bojongmanik menyampaikan bahwa aksi gotong royong ini dilakukan semata-mata demi keselamatan masyarakat, mengingat kondisi jembatan yang semakin memprihatinkan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

‎Kegiatan perbaikan dilakukan sejak pagi hari dan berlangsung hingga malam, dengan melibatkan puluhan warga dari sekitar lokasi jembatan. Meski dilakukan secara sederhana dan dengan keterbatasan alat, semangat kebersamaan dan kepedulian warga terlihat jelas.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan dan merealisasikan pembangunan jembatan permanen, agar masyarakat tidak terus bergantung pada perbaikan darurat yang berisiko dan tidak bertahan lama.

Kami hanya ingin jembatan yang layak dan aman. Jangan sampai harus menunggu ada korban dulu baru dibangun,” tegas warga.

Hingga berita ini diturunkan, Jembatan Cikondang masih berstatus perbaikan darurat hasil swadaya masyarakat, sembari menunggu perhatian dan tindakan nyata dari pihak terkait.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru