Global Expose TV Kabupaten Lebak, Banten – 11 Maret 2026. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menggelar pelatihan bagi penjamah makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Berkah Madani Mandiri Bojongjuruh, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Rabu (11/3/2026).

Pelatihan tersebut bertujuan untuk memperkuat penerapan higiene dapur di SPPG Bojongjuruh sekaligus meningkatkan kualitas makanan yang akan dibagikan kepada para siswa penerima program MBG.
Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Windarti, yang bertindak sebagai moderator dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pelatihan ini penting untuk memastikan makanan yang disajikan kepada siswa benar-benar aman, sehat, dan memenuhi standar kebersihan.

Pelatihan ini dilakukan untuk memastikan bahwa makanan yang dibagikan kepada siswa benar-benar aman dan sehat untuk dikonsumsi,” ujar Windarti.
Dalam kegiatan tersebut, para penjamah makanan diberikan pemahaman dan pelatihan mengenai cara pengolahan makanan yang benar, penggunaan peralatan dapur yang higienis, serta pentingnya menjaga kebersihan dapur dalam proses penyajian makanan.

Selain itu, para peserta juga diberikan materi mengenai pentingnya menjaga higiene makanan dan upaya pencegahan kontaminasi makanan selama proses pengolahan.
Disini kami memberikan pengetahuan tentang pentingnya higiene makanan dan cara mencegah kontaminasi makanan. Kami juga menekankan pentingnya memenuhi Standar Layak Higienis Sanitasi (SLHS) dalam pengolahan makanan,” tambahnya.
Standar Layak Higienis Sanitasi (SLHS) merupakan standar yang diterapkan untuk memastikan makanan yang disajikan aman dan sehat untuk dikonsumsi. Standar tersebut mencakup kebersihan dapur, pengolahan air bersih, pengelolaan limbah, serta kebersihan personel yang terlibat dalam pengolahan makanan.
Sementara itu, Kepala Yayasan Berkah Madani Mandiri SPPG Bojongjuruh, Andres, menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak tersebut.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat bagi para relawan dan penjamah makanan yang terlibat dalam program MBG.
“Saya berharap ilmu yang diajarkan hari ini dapat dipahami oleh seluruh relawan SPPG. Ini merupakan pelajaran penting bagi semua relawan untuk meningkatkan kualitas makanan yang didistribusikan kepada siswa agar benar-benar aman dan sesuai dengan standar gizi yang ditetapkan,” ungkap Andres.
Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh tim Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Kepala Yayasan Berkah Madani Mandiri, koordinator lapangan (Korlap), humas, serta seluruh relawan SPPG Bojongjuruh.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan SPPG Bojongjuruh dapat terus meningkatkan kualitas makanan yang dibagikan kepada para siswa sehingga sesuai dengan standar gizi yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia.
Penulis : Iwan Gejes
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Lebak Banten












