Status WA Bupati Lebak Dipersoalkan, King Naga Nilai Pesan Bersifat Eksklusif untuk Pendukung

Senin, 6 April 2026 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Lebak – Polemik terkait beredarnya status WhatsApp yang diduga milik Bupati Lebak terus menjadi sorotan publik. Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, kembali menegaskan kritiknya terhadap isi pesan yang dinilai tidak mewakili seluruh masyarakat.

‎Dalam pernyataannya, King Naga menyoroti penggunaan kalimat pembuka dalam status tersebut, yakni “saudara-saudaraku, relawan dan para pendukung”. Menurutnya, diksi tersebut secara jelas menunjukkan bahwa pesan itu ditujukan hanya kepada kelompok tertentu, bukan kepada masyarakat Lebak secara keseluruhan.

Kalimat itu sudah sangat tegas menyebut relawan dan pendukung. Artinya, ini bukan imbauan untuk masyarakat umum. Jangan sampai opini publik digiring seolah-olah itu pesan untuk semua warga,” ujarnya.

Ia menilai, penggunaan bahasa tersebut justru memperlihatkan adanya sekat komunikasi antara kelompok pendukung dan masyarakat lainnya. Kondisi ini dinilai berpotensi memicu kesalahpahaman serta memperlebar perbedaan di tengah masyarakat.

“Sebagai kepala daerah, seharusnya komunikasi yang dibangun bersifat inklusif dan merangkul semua kalangan, bukan justru terkesan eksklusif,” tambahnya.

King Naga juga mengingatkan bahwa jabatan kepala daerah menuntut sikap netral dan mampu mengayomi seluruh elemen masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.

‎Di sisi lain, meskipun dalam status tersebut disebutkan bahwa situasi sudah kondusif serta adanya permintaan maaf dan penyelesaian persoalan dengan Wakil Bupati Amir Hamzah, polemik belum mereda. Bahkan, pernyataan Amir Hamzah kepada awak media yang mengaku merasa “diprank” atau dibohongi turut memperkeruh situasi.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Lebak belum memberikan klarifikasi resmi terkait polemik tersebut. Sementara itu, diskursus di tengah masyarakat terus berkembang dan menjadi perhatian luas, terutama terkait pentingnya etika komunikasi publik oleh pejabat daerah.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Lebak Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru