Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman El Nino dan Karhutla, Polres PPU Ikuti Rakorda Kesiapsiagaan Kalimantan Timur

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Penajam Paser Utara – Komitmen dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak fenomena El Nino terus dilakukan jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU). Sebagai bentuk dukungan terhadap langkah strategis pemerintah, Polres PPU mengikuti Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Pencegahan dan Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan serta Antisipasi Dampak El Nino di Provinsi Kalimantan Timur yang digelar pada Selasa (4/8/2026).

Rakorda tersebut menjadi forum strategis yang mempertemukan unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, instansi teknis, serta para pemangku kepentingan lainnya guna menyamakan persepsi, memperkuat koordinasi, dan menyusun langkah-langkah terpadu menghadapi potensi meningkatnya kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Keikutsertaan Polres PPU dalam kegiatan ini merupakan implementasi komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk menjaga keamanan, keselamatan masyarakat, serta kelestarian lingkungan. Rakorda juga menjadi wadah untuk mengevaluasi kesiapan personel, sarana dan prasarana, sistem deteksi dini, hingga mekanisme penanganan apabila terjadi kebakaran di wilayah Kalimantan Timur.

Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Wakapolres PPU Kompol Roganda, S.H., menegaskan bahwa pencegahan merupakan langkah paling efektif dalam menekan potensi terjadinya karhutla. Karena itu, seluruh unsur terkait harus memperkuat sinergi dan meningkatkan kewaspadaan sejak dini, terutama memasuki musim kemarau yang dipengaruhi fenomena El Nino.

“Penanganan karhutla tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Polres PPU berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, serta masyarakat melalui patroli terpadu, edukasi, sosialisasi, dan respons cepat terhadap setiap potensi kebakaran yang ditemukan di lapangan,” ujar Kompol Roganda.

Ia menjelaskan, Polda Kalimantan Timur telah mengoptimalkan pemanfaatan Aplikasi Lembuswana sebagai sistem pemantauan titik panas (hotspot) secara real time. Teknologi tersebut memungkinkan setiap indikasi titik api segera terdeteksi sehingga personel di lapangan dapat melakukan verifikasi, patroli, serta penanganan dini sebelum kebakaran meluas. Pemanfaatan teknologi informasi ini menjadi bagian dari transformasi digital Polri dalam mendukung efektivitas penanggulangan bencana dan perlindungan lingkungan.

Selain membahas strategi pencegahan karhutla, Rakorda juga mengulas berbagai potensi dampak fenomena El Nino yang diperkirakan meningkatkan suhu udara, mengurangi curah hujan, serta memperpanjang musim kemarau di sejumlah wilayah Kalimantan Timur. Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan apabila tidak diantisipasi melalui langkah-langkah mitigasi yang terencana.

Melalui Rakorda ini, seluruh peserta berkomitmen memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan deteksi dini, memperluas edukasi kepada masyarakat, serta mengoptimalkan kesiapsiagaan personel dan peralatan dalam menghadapi kemungkinan terjadinya karhutla. Sinergi yang kuat diharapkan mampu meminimalkan dampak bencana sekaligus menjaga keberlangsungan ekosistem dan kesehatan masyarakat.

Polres PPU juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan kepada aparat kepolisian atau instansi terkait apabila menemukan titik api maupun indikasi kebakaran di lingkungan sekitar. Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pencegahan karhutla.

Dengan semangat kolaborasi, pemanfaatan teknologi, serta kesiapsiagaan seluruh elemen, Polres Penajam Paser Utara optimistis upaya pencegahan karhutla dapat berjalan lebih efektif, sehingga risiko bencana akibat musim kemarau dan fenomena El Nino dapat diminimalkan demi menjaga keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di Kalimantan Timur.

Facebook Comments Box

Penulis : S Bahri

Editor : Korwil Provinsi Kaltim

Sumber Berita: Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman El Nino dan Karhutla, Polres PPU Ikuti Rakorda Kesiapsiagaan Kalimantan Timur

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan
Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan
Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar
Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman
Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat
Tanggap Karhutla, Brimob Kaltim Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman dan Pendinginan di Manggar
Perdarahan Otak 110 CC, Forensik Ungkap Penyebab Kematian Warga Binaan Lapas Balikpapan
TANJAKAN MAUT GUNUNG SORUQ: Bus DAMRI dan Truk Bertabrakan, 1 Orang Tewas, 2 Luka Berat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat

Berita Terbaru