Global Expose TV Kabupaten KUTAI BARAT – Sinergitas antara Polri dan masyarakat adat dalam menjaga serta melestarikan kearifan lokal kembali diwujudkan di Kabupaten Kutai Barat. Tokoh Masyarakat Dayak Tunjung, Wilhelmus, S.Pd., menghibahkan sebanyak 20 bilah sumpit kepada Polres Kutai Barat.
Hibah tersebut diterima langsung oleh Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan, S.I.K., M.I.K., di ruang dinas Kapolres Kutai Barat, Senin (10/8/2026). Kegiatan turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polres Kutai Barat.
Sumpit merupakan salah satu senjata tradisional masyarakat Dayak yang telah diwariskan secara turun-temurun. Lebih dari sekadar alat berburu, sumpit memiliki nilai filosofis, kearifan lokal, serta menjadi bagian penting dari identitas budaya masyarakat Dayak Tunjung di Kutai Barat.
Wilhelmus mengatakan, hibah tersebut merupakan bentuk kecintaan terhadap budaya daerah sekaligus dukungan terhadap Polri dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat adat.
“Harapan saya, sumpit ini dapat dipergunakan oleh Polres Kutai Barat untuk kegiatan lomba kearifan lokal di Kabupaten Kutai Barat. Dengan begitu, budaya kita bisa terus hidup, dikenal oleh generasi muda, dan menjadi kebanggaan daerah,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian serta perhatian yang diberikan terhadap upaya pelestarian budaya lokal.
“Kami sangat menghargai kepedulian Bapak Wilhelmus. Sumpit ini bukan hanya sebuah benda, tetapi merupakan warisan budaya yang harus kita jaga bersama. InsyaAllah akan kami manfaatkan untuk kegiatan lomba kearifan lokal bersama masyarakat sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya Dayak Tunjung,” kata Kapolres.
Menurutnya, pelestarian budaya merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan antara Polri dan masyarakat. Karena itu, Polres Kutai Barat berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan sinergitas dengan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
“Sinergitas ini penting untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus merawat nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas daerah,” tambahnya.
Kapolres menegaskan, Polres Kutai Barat akan terus hadir di tengah masyarakat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, serta kondusif di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama dan penyerahan cinderamata. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, serta mencerminkan kuatnya hubungan antara Polri dan masyarakat adat di Kabupaten Kutai Barat.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: PELESTARIAN BUDAYA, TOKOH DAYAK TUNJUNG HIBAHKAN 20 SUMPIT KEPADA POLRES KUTAI BARAT












