Global Expose TV Kota Balikpapan – Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur memperkuat pengamanan rumah ibadah guna memastikan pelaksanaan ibadah Minggu umat Kristiani berlangsung aman, tertib, dan khidmat. Patroli dan pengamanan dilakukan secara serentak oleh jajaran Batalyon Pelopor di sejumlah wilayah Kalimantan Timur, Minggu (16/08/2026).
Kehadiran personel Brimob menyasar sejumlah gereja di Samarinda, Balikpapan, Tanah Grogot Kabupaten Paser, hingga Tanjung Redeb Kabupaten Berau. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya preventif Polri untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah.
Di Samarinda, personel patroli Batalyon B Pelopor menyambangi Gereja Katolik Hati Kudus dan Gereja KIBAID di kawasan Jalan SMPN 8, Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir, serta GPSI Jemaat Filadelfia di Jalan Manunggal, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang.
Sementara di Balikpapan, personel Kompi 1 Batalyon C Pelopor melaksanakan pengamanan di Gereja Katolik Kristus Bangkit, Jalan Soekarno-Hatta Km 15, Balikpapan Utara. Selain memantau situasi sekitar gereja, personel turut memastikan akses keluar-masuk jemaat berjalan lancar serta mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Pengamanan juga dilakukan di Tanah Grogot, Kabupaten Paser, oleh personel Kompi 2 Batalyon C Pelopor. Patroli menyasar Gereja GPIB di Jalan Jenderal Sudirman dan Gereja Katolik Paroki Alleluia di Jalan R.A. Kartini. Personel melakukan pemantauan lingkungan dan membantu pengaturan arus kendaraan guna mendukung kelancaran kegiatan ibadah.
Di Kabupaten Berau, personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor melakukan patroli di Gereja GPIB Jalan Mangga 1 dan Gereja GPPS Jalan Merah Delima, Tanjung Redeb. Pemantauan dilakukan untuk memastikan situasi di sekitar rumah ibadah tetap aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, personel Brimob melakukan pemantauan lingkungan, berkoordinasi dengan pengurus gereja, serta mengantisipasi sejumlah titik yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas.
Langkah tersebut sekaligus menegaskan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang, termasuk menjamin kebebasan masyarakat dalam menjalankan ibadah.
Secara terpisah, Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengamanan kegiatan keagamaan merupakan bagian dari tugas kepolisian dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat.
“Pengamanan ibadah Minggu merupakan bentuk kehadiran Polri untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk. Kami terus mengedepankan langkah preventif serta membangun komunikasi dengan pengurus rumah ibadah guna menjaga situasi tetap kondusif,” ujar Kombes Pol Ronny.
Ia menambahkan, patroli dan pengamanan rumah ibadah akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari upaya Sat Brimob Polda Kaltim menjaga toleransi antarumat beragama sekaligus memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Kehadiran personel Brimob di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri. Dengan situasi yang terjaga, umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang, sementara stabilitas Kamtibmas di berbagai wilayah Kalimantan Timur tetap terpelihara.
Polri hadir, ibadah aman, toleransi terjaga, Kaltim tetap kondusif.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Sat Brimob Polda Kaltim Intensifkan Pengamanan Gereja, Pastikan Ibadah Minggu Berlangsung Aman dan Khidmat












