Global Expose TV Kabupaten PENAJAM PASER UTARA — Semangat perjuangan dan pengabdian para pendahulu Kepolisian Republik Indonesia kembali diteguhkan jajaran Polres Penajam Paser Utara (PPU) melalui Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026 di halaman Mapolres PPU, Jumat (21/8/2026).
Upacara dipimpin langsung Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU selaku Inspektur Upacara. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres PPU Kompol Roganda, S.H., para Pejabat Utama, perwira, serta seluruh personel Polres PPU.
Peringatan Hari Juang Polri tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi momentum refleksi untuk mengenang sejarah perjuangan Polri yang tumbuh dan berjuang bersama rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Dalam rangkaian upacara, dibacakan sejarah singkat Hari Juang Polri yang mengisahkan perjuangan Polisi Istimewa di Surabaya pasca-Proklamasi Kemerdekaan. Perjuangan tersebut berawal dari rapat yang dipimpin Inspektur Polisi Kelas I Moehammad Jasin, ketika para anggota polisi menyatakan sikap untuk berdiri bersama rakyat dan mempertahankan kemerdekaan.
Komitmen tersebut kemudian ditegaskan melalui pembacaan Proklamasi Polisi pada 21 Agustus 1945 di Surabaya, yang menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan sejarah Kepolisian Republik Indonesia.
Naskah Proklamasi Polisi kembali dibacakan dalam upacara sebagai pengingat atas keberanian, loyalitas, dan keteguhan para pendahulu Polri yang memilih berdiri di tengah rakyat demi menjaga serta mempertahankan kemerdekaan.
Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara menegaskan, nilai-nilai perjuangan tersebut harus terus diwariskan dan diwujudkan dalam pelaksanaan tugas kepolisian di tengah masyarakat.
“Peringatan Hari Juang Polri menjadi momentum bagi kita semua untuk tidak melupakan sejarah. Semangat keberanian, loyalitas dan pengabdian yang telah diwariskan para pendahulu harus terus kita hidupkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Kapolres.
Menurutnya, tantangan tugas kepolisian saat ini semakin kompleks sehingga setiap personel dituntut mampu menjaga marwah institusi melalui kinerja yang profesional, berintegritas, responsif, dan mengedepankan pendekatan humanis.
Semangat perjuangan, lanjut Kapolres, tidak boleh berhenti sebagai simbol atau cerita sejarah. Nilai tersebut harus diterjemahkan menjadi kerja nyata melalui kehadiran Polri yang mampu memberikan rasa aman, menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat, serta memperkuat kepercayaan publik.
“Semangat juang para pendahulu harus menjadi energi bagi kita untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Polri harus hadir, bekerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Upacara berlangsung tertib dan penuh khidmat. Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan, menyanyikan Mars Polri, mengheningkan cipta, pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri, pembacaan Naskah Proklamasi Polisi, menyanyikan Andika Bhayangkari dan Hymne Polri, serta pembacaan doa.
Kegiatan ditutup dengan laporan akhir Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, penghormatan pasukan, dan foto bersama.
Melalui momentum Hari Juang Polri 2026, Polres PPU meneguhkan kembali komitmennya untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui pengabdian yang tulus dan kerja nyata.
Dengan semangat sejarah yang terus menyala, jajaran Polres PPU berkomitmen menghadirkan sosok Polri yang semakin profesional, berintegritas, responsif, dan dekat dengan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Hari Juang Polri bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi menjadi energi untuk melanjutkan pengabdian hari ini dan menatap masa depan dengan semangat memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Polres PPU Peringati Hari Juang Polri 2026, Teguhkan Semangat Juang dan Pengabdian kepada Negeri












