Global Expose TV Kota BALIKPAPAN, 28 Agustus 2026 — Polresta Balikpapan memperkuat kapasitas para pengemban keamanan lingkungan melalui Latihan Peningkatan Kemampuan (Latpuan) Satkamling yang diikuti sekitar 50 Ketua Satuan Keamanan Lingkungan (Kasatkamling) se-Kota Balikpapan.
Kegiatan yang digelar di Lobby Lantai Dasar Mapolresta Balikpapan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun sistem keamanan berbasis masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan keadaan darurat di lingkungan permukiman.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kasat Binmas Polresta Balikpapan AKP Beng Sitompul, P., S.H., mewakili Kapolresta Balikpapan KBP Jerrold HY Kumontoy, S.I.K., M.Si.
Dalam amanat Kapolresta yang dibacakan AKP Beng Sitompul, ditegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat hanya dibebankan kepada institusi kepolisian. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat serta sinergi lintas instansi dan komunitas.
“Keamanan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh komponen masyarakat dan instansi terkait,” demikian pesan Kapolresta dalam amanatnya.
Latpuan tersebut tidak hanya berfokus pada aspek keamanan konvensional, tetapi juga membekali para Kasatkamling dengan kemampuan menghadapi persoalan yang berpotensi muncul di tengah masyarakat.
Pertama, mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menghadapi kondisi cuaca panas berkepanjangan, peserta diberikan pemahaman mengenai potensi bahaya pembukaan lahan dengan cara membakar. Mereka juga diperkenalkan dengan sejumlah peralatan pemadaman serta teknik dasar penanganan api secara praktis oleh narasumber dari BPBD Kota Balikpapan.
Kedua, mitigasi TPPO dan TPPM. Materi mengenai Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Perdagangan Manusia (TPPM) diberikan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi eksploitasi maupun persoalan yang melibatkan warga negara asing di lingkungan permukiman. Para pengemban Satkamling juga mendapatkan pemahaman mengenai peran mereka dalam membantu dan mendampingi petugas Imigrasi di tingkat kelurahan.
Ketiga, penanganan binatang melata. Peserta mendapatkan keterampilan dasar menghadapi ular dan berbagai jenis binatang melata yang dapat membahayakan atau meresahkan masyarakat. Materi tersebut disampaikan bersama komunitas reptil/ular, termasuk praktik penanganan secara aman.
Kasat Binmas Polresta Balikpapan AKP Beng Sitompul menegaskan, keberadaan Satkamling diharapkan tidak sebatas menjaga pos keamanan, tetapi mampu menjadi mata dan telinga masyarakat dalam mendeteksi sekaligus merespons potensi gangguan di lingkungan masing-masing.
“Para Kasatkamling diharapkan menjadi ujung tombak di lingkungannya masing-masing dalam merawat Kamtibmas yang kondusif. Jika memerlukan bantuan layanan kepolisian, silakan hubungi Call Center 110 Pamapta Polresta Balikpapan atau Polsek terdekat,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi praktik dan foto bersama.
Polresta Balikpapan berharap peningkatan kemampuan tersebut dapat melahirkan pengemban Satkamling yang lebih sigap, terampil, dan profesional, sekaligus memperkuat pola keamanan berbasis partisipasi masyarakat.
Langkah tersebut dinilai penting seiring posisi Balikpapan sebagai salah satu kota penyangga dan pendukung Ibu Kota Nusantara (IKN), yang terus mengalami perkembangan pembangunan, aktivitas masyarakat, serta pertumbuhan perekonomian.
Dengan sinergi antara Polri, pemerintah daerah, instansi terkait, komunitas, dan masyarakat, keamanan lingkungan diharapkan tetap terjaga sehingga Balikpapan mampu tumbuh sebagai kota yang aman, tertib, kondusif, dan siap mendukung percepatan pembangunan kawasan IKN.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Polresta Balikpapan Perkuat 50 Kasatkamling, Kamtibmas hingga Mitigasi Karhutla Jadi Fokus












