Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama

Sabtu, 5 September 2026 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Puncak, ILAGA, PAPUA PEGUNUNGAN – Pendekatan humanis terus dikedepankan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 dalam menjalankan tugas di Papua. Kali ini, personel bersama Tim Support Psikologi hadir di SD Inpres Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, untuk memberikan pendampingan psikologis kepada para siswa melalui kegiatan bermain dan berinteraksi bersama, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan yang dipimpin Wakasatgas Banops Damai Cartenz-2026, AKP Ferdinan Alfa Pikey, S.Tr.K., S.I.K., tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Selain pendampingan psikologis melalui terapi bermain, personel juga menyerahkan tas dan alat tulis untuk mendukung aktivitas belajar para siswa.

Setibanya di sekolah, personel tidak langsung menggelar kegiatan secara formal. Mereka terlebih dahulu membangun kedekatan dengan anak-anak melalui percakapan ringan dan aktivitas bermain bersama.

Suasana pun dengan cepat menjadi lebih cair. Anak-anak terlihat mengikuti permainan dengan antusias, sementara personel turut berada di tengah-tengah mereka, berkomunikasi dan mengikuti aktivitas yang dilakukan.

Tim Support Psikologi kemudian memberikan terapi bermain dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kondisi anak-anak. Melalui permainan, para siswa mendapatkan ruang untuk berekspresi, berkomunikasi, sekaligus membangun rasa nyaman ketika berinteraksi dengan orang-orang di luar lingkungan sekolah mereka.

Pendekatan tersebut membuat kegiatan berjalan tanpa tekanan. Sebagian anak bermain secara berkelompok, sementara lainnya memilih berinteraksi langsung dengan personel yang berada di sekitar mereka.

Bagi personel, momen tersebut bukan sekadar kegiatan bersama anak-anak. Interaksi secara langsung menjadi kesempatan untuk mengenali suasana dan kondisi anak-anak di lingkungan sekolah, sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat melalui pendekatan yang sederhana dan humanis.

Setelah sesi terapi bermain selesai, personel menyerahkan tas dan alat tulis kepada para siswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran di sekolah.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kebutuhan psikologis dan pendidikan anak merupakan bagian penting yang harus diperhatikan dalam setiap kegiatan bersama masyarakat.

“Anak-anak membutuhkan ruang yang aman dan nyaman untuk belajar, bermain, dan berinteraksi. Karena itu, pendampingan melalui terapi bermain menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi dengan mereka sekaligus memberikan ruang bagi anak-anak untuk berekspresi,” ujar Kaops Damai Cartenz-2026.

Ia juga mengingatkan personel agar tidak selalu menggunakan pendekatan formal ketika berinteraksi dengan masyarakat, terutama anak-anak.

“Dalam berinteraksi dengan anak-anak, jangan hanya melihat kegiatan dari sisi formal. Berikan ruang kepada mereka untuk bermain, berbicara, dan berinteraksi. Dengan begitu, kita dapat memahami mereka sekaligus memastikan kegiatan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat,” katanya.

Senada, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan terapi bermain menjadi sarana untuk membangun interaksi yang lebih natural antara personel, tim psikologi, dan anak-anak.

“Terapi bermain membuat interaksi dengan anak-anak berlangsung lebih natural. Mereka dapat bermain, berkomunikasi, dan mengikuti kegiatan bersama personel dalam suasana yang nyaman. Tim psikologi kemudian mendampingi jalannya kegiatan sesuai dengan kondisi anak-anak,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran personel di sekolah juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung kebutuhan anak-anak.

“Selain memberikan perlengkapan sekolah, kita ingin waktu yang diluangkan bersama anak-anak memiliki manfaat. Ketika personel ikut bermain dan berinteraksi, anak-anak memiliki ruang untuk merasa nyaman dan terbuka selama mengikuti kegiatan,” tambahnya.

Kepala SD Inpres Kago, Kindenius Wonda, S.Th., menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz kepada sekolah dan para siswa.

“Saya sebagai Kepala Sekolah SD Inpres Kago menyampaikan banyak terima kasih kepada Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz yang sudah datang memberikan kecerahan dan perhatian kepada kami di sekolah ini. Anak-anak senang sekali dan kami merasa diperhatikan,” ungkap Kindenius.

Ia menuturkan, para siswa menikmati kesempatan untuk bermain dan berinteraksi langsung dengan personel kepolisian.

“Anak-anak sangat senang karena bisa bermain dan berinteraksi bersama bapak-bapak polisi. Bantuan perlengkapan sekolah yang diberikan juga sangat membantu anak-anak dalam kegiatan belajar,” katanya.

Kindenius juga menyampaikan doa bagi seluruh personel yang menjalankan tugas di Papua.

“Kami berdoa Tuhan selalu memberkati bapak-bapak dalam tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara. Tuhan jaga dan lindungi, supaya semua tugas berjalan baik dan aman,” ujarnya.

Kegiatan di SD Inpres Kago menjadi salah satu wujud kehadiran Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz yang tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui pendekatan humanis.

Melalui interaksi sederhana—bermain, berbicara, mendengarkan, hingga memberikan perlengkapan sekolah—personel berupaya menghadirkan rasa aman dan perhatian bagi anak-anak Papua.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat menciptakan ruang tumbuh yang lebih nyaman bagi anak-anak sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Papua.

Facebook Comments Box

Penulis : S Bahri dan team

Editor : Korwil

Sumber Berita: Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Polda Metro Jaya Cegah Potensi Gangguan, Puluhan Sajam dan Bahan Molotov Diamankan
Tokoh Pemuda Papua Apresiasi Satgas Operasi Damai Cartenz, Ajak Generasi Muda Jaga Kedamaian
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 10:24 WIB

Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok

Berita Terbaru