Gerak Cepat TNI-Polri dan Tim Gabungan, Karhutla 50 Hektare di Tengin Baru Berhasil Dipadamkan

Minggu, 13 September 2026 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten PENAJAM PASER UTARA – Sinergi TNI-Polri bersama tim gabungan kembali diuji dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Jumat (11/9/2026).

Kebakaran yang melanda lahan seluas kurang lebih 50 hektare tersebut langsung mendapat penanganan personel Polsek Sepaku bersama TNI, BPBD Kabupaten PPU, Damkar Kecamatan Sepaku, Damkar Kabupaten PPU, serta Pemerintah Desa Tengin Baru.

Kapolsek Sepaku AKP Syarifuddin, S.H., M.H., bersama personel turun langsung ke lokasi untuk mengoordinasikan penanganan. Setibanya di kawasan terdampak, petugas terlebih dahulu melakukan pemetaan kondisi lapangan lantaran akses menuju titik api cukup sulit dijangkau.

Kondisi medan menjadi tantangan tersendiri. Petugas harus mencari jalur yang memungkinkan untuk mendekati titik kebakaran sebelum proses pemadaman dapat dilakukan secara optimal.

Setelah akses berhasil dibuka, personel Polsek Sepaku bersama Babinsa Koramil Sepaku dan petugas pemadam kebakaran bergerak menuju titik api. Pemadaman dilakukan menggunakan peralatan yang tersedia, sembari mengantisipasi agar kobaran api tidak merambat ke area lainnya.

Upaya pemadaman berlangsung secara berkesinambungan hingga malam hari. Berkat koordinasi dan kerja sama lintas instansi, seluruh titik api yang dapat dijangkau berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 21.30 WITA.

Tim kemudian melanjutkan penyisiran dan pendinginan di sejumlah bagian lahan yang terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat bara maupun titik panas yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara, S.I.K., M.M., M.Tr.SOU., melalui Kapolsek Sepaku AKP Syarifuddin, menegaskan bahwa kolaborasi lintas instansi menjadi kunci dalam menghadapi Karhutla, terutama di wilayah dengan kondisi medan yang sulit.

“Penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dan kerja sama semua pihak. Meskipun kondisi medan cukup sulit, personel bersama unsur TNI, BPBD, Damkar dan pemerintah desa terus berupaya melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan,” ujar AKP Syarifuddin.

Ia menjelaskan, kondisi medan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam menentukan pola penanganan di lapangan. Karena itu, koordinasi terus dilakukan agar proses pemadaman berjalan efektif sekaligus tetap mengutamakan keselamatan personel.

“Setelah api berhasil dipadamkan, kami tidak langsung meninggalkan lokasi. Pendinginan dan pemantauan tetap dilakukan untuk memastikan tidak ada bara atau titik panas yang dapat memicu kebakaran kembali,” tambahnya.

Dalam penanganan tersebut turut terlibat Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten PPU Nurlaila, S.H., M.H., Kepala Desa Tengin Baru Junaidin, KSPK Regu III Polsek Sepaku Aiptu Donny, serta personel Polsek Sepaku.

Selain itu, sekitar 10 personel Babinsa Koramil Sepaku, 10 personel Damkar Kecamatan Sepaku, tiga personel BPBD Kabupaten PPU, dan lima personel Damkar Kabupaten PPU turut diterjunkan untuk membantu proses pemadaman.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperkuat respons bersama dalam mempercepat penanganan Karhutla, khususnya pada lokasi dengan tantangan akses dan kondisi medan yang tidak mudah.

Usai pemadaman dan pendinginan, situasi di sekitar lokasi terpantau aman dan kondusif. Personel tetap melakukan pemantauan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik api.

Kapolsek Sepaku juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Karhutla, terutama di tengah kondisi cuaca kering.

“Penanganan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Apabila menemukan titik api, segera laporkan sehingga dapat ditindaklanjuti sebelum api meluas,” pungkasnya.

Sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla. Respons cepat, koordinasi lintas sektor, serta pemantauan pascapemadaman menjadi langkah strategis untuk mencegah kebakaran kembali meluas dan meminimalkan dampaknya terhadap masyarakat maupun lingkungan.

Facebook Comments Box

Penulis : S Bahri

Editor : Korwil Provinsi Kaltim

Sumber Berita: Gerak Cepat TNI-Polri dan Tim Gabungan, Karhutla 50 Hektare di Tengin Baru Berhasil Dipadamkan

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan
Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan
Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar
Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman
Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat
Tanggap Karhutla, Brimob Kaltim Bergerak Cepat Lakukan Pemadaman dan Pendinginan di Manggar
Perdarahan Otak 110 CC, Forensik Ungkap Penyebab Kematian Warga Binaan Lapas Balikpapan
TANJAKAN MAUT GUNUNG SORUQ: Bus DAMRI dan Truk Bertabrakan, 1 Orang Tewas, 2 Luka Berat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:28 WIB

Perkuat Sinergi Pengamanan, Kapolda Kaltim Terima Audiensi Ditjen Pemasyarakatan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:23 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan di Berau Terungkap, Tersangka Dibekuk Jatanras di Balikpapan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Gerak Cepat Polisi dan Petugas Gabungan Padamkan Karhutla di Manggar, 600 Meter Persegi Lahan Terbakar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Forkopimda Kaltim Perkuat Sinergi Hadapi Karhutla dan Ancaman Krisis Energi di Makodam VI/Mulawarman

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Sinergi Tanggap Bencana Karhutla, Brimob Kaltim Bersama BPBD Padamkan Kebakaran Lahan 100 Hektar di Kutai Barat

Berita Terbaru