GLOBAL EXPOSE TV – PANDEGLANG, BANTEN — Pelaksanaan program revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan di SDN Sumurbatu 4, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi sorotan. Proyek yang bersumber dari anggaran pemerintah tahun 2026 dengan nilai Rp869.752.940 tersebut mencakup pembangunan ruang perpustakaan, rehabilitasi ruang kelas, serta pembangunan atau rehabilitasi toilet.

Berdasarkan hasil pantauan awak media Global Expose TV di lokasi pada Kamis, 17 September 2026, terdapat sejumlah hal yang perlu mendapatkan perhatian dan penjelasan dari pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah keberadaan rangka baja lama yang secara visual tampak berkarat dan diduga masih digunakan dalam pekerjaan revitalisasi. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kelayakan material yang dipertahankan serta kesesuaiannya dengan rencana teknis dan spesifikasi pekerjaan.
Namun demikian, penilaian mengenai apakah rangka tersebut wajib diganti atau masih memenuhi persyaratan teknis perlu dilakukan melalui pemeriksaan oleh tenaga ahli atau pihak berwenang. Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan aspek kekuatan, keamanan, dan umur layanan bangunan.
Penggantian Lantai Keramik Dipertanyakan
Selain rangka baja, kondisi lantai keramik juga menjadi perhatian. Menurut keterangan Kepala Sekolah SDN Sumurbatu 4, penggantian lantai keramik dilakukan secara tambal sulam dan tidak seluruhnya diganti.
Akan tetapi, berdasarkan pengamatan awak media di lokasi, belum terlihat tanda-tanda yang jelas mengenai pelaksanaan penggantian keramik secara menyeluruh pada bagian yang menjadi perhatian. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana pekerjaan lantai telah direalisasikan dan apakah pelaksanaannya sesuai dengan RAB, gambar kerja, serta petunjuk teknis yang berlaku.
Keterangan kepala sekolah tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut, termasuk mengenai bagian lantai yang masuk dalam lingkup pekerjaan dan metode perbaikan yang direncanakan.
Dugaan Kualitas Material dan Keretakan Bangunan
Pantauan di lapangan juga memunculkan dugaan mengenai kualitas material yang digunakan dalam pekerjaan konstruksi. Awak media mempertanyakan penggunaan material pasir yang diduga berasal dari laut serta mutu semen yang digunakan dalam proses pembangunan.
Selain itu, pada bangunan yang secara keseluruhan diperkirakan telah mencapai sekitar 90 persen progres pekerjaan, terlihat adanya keretakan pada bagian lantai. Kondisi tersebut perlu diteliti untuk mengetahui penyebabnya, apakah berkaitan dengan mutu material, metode pelaksanaan, kondisi dasar lantai, proses pengeringan, atau faktor teknis lainnya.

Dugaan penggunaan pasir laut dan material yang kurang berkualitas belum dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum dilakukan pengujian material serta pemeriksaan teknis oleh pihak yang kompeten. Begitu pula, keretakan lantai perlu ditinjau secara teknis untuk menentukan tingkat kerusakan dan langkah penanganan yang diperlukan.
Konsultan Pengawas Diminta Memberikan Penjelasan
Keberadaan konsultan pengawas dalam proyek revitalisasi menjadi bagian penting yang perlu mendapat perhatian. Konsultan pengawas diharapkan dapat menjelaskan proses pengawasan terhadap mutu material, pekerjaan struktur, pemasangan rangka baja, pekerjaan lantai, serta kesesuaian pelaksanaan dengan dokumen kontrak dan spesifikasi teknis.
Sejumlah pertanyaan yang perlu mendapatkan penjelasan antara lain:
- Apakah rangka baja lama yang tampak berkarat masih sesuai dengan spesifikasi teknis dan hasil pemeriksaan kelayakan?
- Bagaimana ketentuan penggantian lantai keramik dalam RAB dan gambar kerja?
- Apakah material pasir yang digunakan telah diperiksa dan memenuhi persyaratan mutu konstruksi?
- Apa penyebab keretakan lantai yang terlihat di lokasi, serta langkah perbaikan yang akan dilakukan?
- Bagaimana hasil pengawasan konsultan terhadap mutu pekerjaan dan progres revitalisasi yang dilaporkan mencapai sekitar 90 persen?
Pertanyaan tersebut penting untuk memastikan bahwa anggaran revitalisasi yang cukup besar benar-benar menghasilkan sarana pendidikan yang aman, layak, dan sesuai dengan ketentuan teknis.
Hak Jawab dan Konfirmasi Terbuka
Global Expose TV menegaskan bahwa pemberitaan ini merupakan hasil pantauan awal di lapangan dan penyampaian pertanyaan publik mengenai pelaksanaan program revitalisasi sekolah. Dugaan ketidaksesuaian material, pekerjaan lantai, maupun rangka baja masih memerlukan verifikasi serta penjelasan dari pihak terkait.
Kepala Sekolah SDN Sumurbatu 4, Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, serta instansi teknis terkait diharapkan dapat memberikan keterangan dan klarifikasi secara terbuka mengenai pelaksanaan pekerjaan tersebut.
Konfirmasi dari seluruh pihak diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai penggunaan anggaran, mutu pembangunan, dan pemenuhan standar keselamatan sarana pendidikan.
GLOBAL EXPOSE TV akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dengan mengedepankan prinsip keberimbangan, akurasi, dan hak jawab dalam setiap pemberitaan.
Penulis : Tim Red
Editor : Iwan Gejes
Sumber Berita: Pandeglang Banten














