CV Yang Awalnya Bernama Venus Home Dan Sekarang Diganti Dengan Chuli Fashion Tanpa Sepengetahuan Dan Kesepakatan Dari Pihak CV Venus Home.

Kamis, 18 Mei 2023 - 04:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Bandung Barat CV chuli global yang beralamat di Komplek perumahan Giri Asih Rt 05/14 Desa Giri Asih Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat.
Dan bosnya yang bernama khoah duong yang diduga menyalah gunakan pasport yang dimana pasport kunjungan wisata yang membuka usaha di Indonesia bernama “venus fashion”. Menurut pengakuan dari beberapa mantan karyawan venus fashion bahwasannya memang benar jikalau orang yang bernama “khoah duong” tersebut merupakan bos di perusahaan venus fashion. “Memang benar di Perusahaan tersebut memiliki beberapa tim yaitu sales, operator,gudang dan marketing.

Dan benar ownernya suplai keuangan terbesar di perusahaan venus fashion tersebut dari orang Vietnam.tim marketing di perusahaan tersebut full dari orang Vietnam sedangkan Khoa duong yang bersangkutan merupakan pemegang kuasa tertinggi diperusahaan yang berdiri di Indonesia tersebut ” ucap salah seorang mantan karyawan venus fashion. Jadi disini cerdiknya dari orang Vietnam membuat CV atas nama istri nya sendiri atas nama “filzah laras Permatasari ” seolah-olah yang punya perusahaan itu adalah orang Indonesia, padahal dasarnya beliau hanya karyawan di perusahaan tersebut dengan jabatan leader sales dan Suplai dana terbesar dari perusahaan tersebut yaitu dari orang Vietnam sebutanya “big boss”. Dan juga di perusahaan tersebut banyak keganjalan yang dimana banyak pemberhentian karyawan secara masal tanpa mengikuti sop yang berlaku sebagai cv aturan di Indonesia.

Yang dimana pemberhentian karyawan tanpa adanya surat peringatan (SP 1,2,3) terlebih dahulu. kemudian boss tersebut khoa duong membawa orangtua dan kakaknya dari Vietnam untuk memperkerjakan di perusahaan Venus fashion sebagai karyawan padahal pasport nya juga merupakan pasport kunjungan. Dan juga di perusahaan venus fashion juga diduga memperkerjakan karyawan yang masih pelajar (dibawah umur) . Dan juga aturan yang berlaku di perusahaan banyak yang tidak masuk akal yang di mana salah satunya meminta waktu untuk beribadah di batasi waktunya dan pada saat di jam bekerja tidak boleh makan di ibaratkan dipekerjakan seperti robot.

Dan juga banyak gaji karyawan yang tidak sesuai dengan kesepakatan di awal ,yang dimana ada salah satu kasusnya banyak pemotongan gaji karyawan tanpa kesepakatan dan konfirmasi ke karyawan yang bersangkutan. Yang di mana atasan memotong gaji karyawan dengan semenah-menah tanpa ada konfirmasi dengan karyawan yang bersangkutan.

Dan juga di perusahaan tersebut menjual produk banyak yang tidak sesuai dengan harganya yang dimana menjual barang yang kualitasnya jelek dgn harga yang tinggi sehingga banyak customer yang komplain , tetapi perusahaan tersebut mempunyai trik yang dimna selalu mengubah nama brand secara berkala untuk menutupi nama brand yang sudah jelek sebelumnya. Dan juga di perusahaan ini tidak pernah membayar pajak ke negara padahalan di perusahaan tersebut memiliki karyawan yang lebih dari 10 orang. Yang dimana jadinya orang Vietnam membuat usaha di Indonesia bebas tanpa membayar pajak. Pungkasnya.(Ws).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Polda Metro Jaya Cegah Potensi Gangguan, Puluhan Sajam dan Bahan Molotov Diamankan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 10:24 WIB

Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok

Berita Terbaru