Parit Sedalam 3–4 Meter Mengelilingi Perkebunan Sawit di Picung Jadi Sorotan, Pengamanan Dipertanyakan

Kamis, 24 September 2026 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GLOBAL EXPOSE TV – PANDEGLANG, BANTEN — Keberadaan parit berukuran cukup dalam yang mengelilingi kawasan perkebunan sawit di wilayah Desa Pasirsedang, Desa Pasirpanjang, dan Desa Ganggaeng, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi perhatian masyarakat.

Kawasan perkebunan tersebut berdasarkan informasi yang dihimpun disebut-sebut merupakan area yang diduga berkaitan dengan PTPN dan dikabarkan akan mengalami perubahan atau alih fungsi. Namun, informasi mengenai status lahan serta rencana pemanfaatan kawasan tersebut masih membutuhkan penjelasan dan konfirmasi dari pihak yang berwenang.

Sorotan utama masyarakat saat ini tertuju pada pembangunan parit yang mengelilingi area perkebunan. Berdasarkan informasi awal yang diterima, parit tersebut diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 3 hingga 4 meter dengan lebar kurang lebih 3 meter.

Menurut informasi yang beredar di masyarakat, keberadaan parit tersebut dibuat sebagai salah satu upaya untuk mencegah hewan ternak, seperti kerbau dan kambing, masuk ke dalam kawasan perkebunan.

Namun demikian, kedalaman parit tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai aspek keselamatan dan sistem pengamanan di sekitar lokasi.

‎Masyarakat mempertanyakan apakah pada titik-titik yang berpotensi diakses warga telah tersedia pengamanan yang memadai, seperti papan peringatan bahaya, pembatas, pagar pengaman, atau fasilitas keselamatan lainnya, terutama untuk mengantisipasi kemungkinan warga maupun hewan terperosok ke dalam parit.

Persoalan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian apabila kawasan perkebunan masih berdekatan dengan aktivitas masyarakat, akses jalan, permukiman, maupun jalur yang biasa dilalui warga.

‎Di sisi lain, kabar mengenai rencana alih fungsi kawasan perkebunan juga menjadi perhatian. Publik membutuhkan kejelasan mengenai status penguasaan lahan, tujuan pembangunan parit, dasar atau izin pekerjaan, serta rencana pemanfaatan kawasan tersebut ke depan.

‎Global Expose TV mendorong pihak pengelola perkebunan dan instansi terkait memberikan penjelasan secara transparan kepada masyarakat. Klarifikasi diperlukan agar tidak terjadi kesimpangsiuran informasi sekaligus memastikan aspek keselamatan masyarakat tetap menjadi perhatian.

Surat Konfirmasi Telah Disampaikan, Belum Mendapat Tanggapan

Dalam upaya memperoleh informasi yang berimbang, sebelumnya awak media Global Expose TV telah menyampaikan permohonan konfirmasi dan klarifikasi melalui aplikasi WhatsApp kepada pihak terkait.

Namun hingga berita ini disusun, belum terdapat balasan atau keterangan resmi yang diterima awak media terkait pembangunan parit maupun informasi mengenai rencana alih fungsi kawasan tersebut.

Global Expose TV tetap membuka ruang bagi pihak PTPN maupun pengelola kawasan untuk memberikan penjelasan mengenai fungsi parit, aspek keselamatan, status pengelolaan lahan, serta rencana pemanfaatan kawasan ke depan.

Media juga mendorong instansi pemerintah yang berwenang untuk memberikan informasi apabila diperlukan, khususnya terkait status lahan, perizinan, aspek lingkungan, dan keselamatan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, seluruh informasi mengenai keterkaitan kawasan dengan PTPN, tujuan pembangunan parit, serta rencana alih fungsi masih merupakan informasi awal yang membutuhkan verifikasi dan klarifikasi resmi.

Global Expose TV berkomitmen menyajikan pemberitaan secara berimbang dan memberikan hak jawab serta hak klarifikasi kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Facebook Comments Box

Penulis : Iwan Gejes

Editor : Iwan Gejes

Sumber Berita: Pandeglang Banten

Berita Terkait

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas
Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026
GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten
P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK
Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block
Proyek Huntap di Kecamatan Sumur Disorot, Pelaksana Akui Pondasi Tanpa Hamparan Pasir
Rakorwil Gema Bangsa Banten, Ahmad Rofiq Dorong Politik Berbasis Daerah dan Kemandirian Bangsa
Rakorwil Gema Bangsa Banten Tetapkan Ahmad Yani, Dorong Desentralisasi Politik dan Kemandirian Kader
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:04 WIB

GMNI Cilegon Mengecam Tindakan dugaan Kekerasan terhadap kader GMNI Pandeglang dan Siap Membersamai Gerakan Solidaritas

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Anggota DPRD Pandeglang Eriyanto S.Si., M.M. Ucapkan Dirgahayu TNI ke-81, 5 Oktober 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:52 WIB

GMNI Pandeglang Murka, Anggota Diduga Dipukul Aparat Saat Aksi HUT Banten: Siap Geruduk Polda Banten

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WIB

P3B Soroti Dugaan Fee 20–25 Persen dan Pengkondisian Rekanan dalam Program Revitalisasi SMA/SMK

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Monev Banprov Desa Ciodeng tim kecamatan cek fisik pembangunan paving block

Berita Terbaru