Tanpa Papan Informasi, Pondasi Proyek TPT Desa Cantigi Kulon Diduga Gunakan Bambu

Kamis, 15 Juni 2023 - 09:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Indramayu – Proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) atau irigasi yang terletak di area pertanian Desa Cantigi Kulon Kecamatan Cantigi Kabupaten Indramayu Jawa Barat, diduga menggunakan bambu untuk pondasi bawah, pada Rabu (14/06/2023).

Tak hanya itu, papan informasi tentang pekerjaan TPT tersebut tidak nampak terpasang dilokasi kegiatan. Sehingga, publik tidak mengetahui asal-usul anggaran yang digunakan untuk pembangunan tersebut.

Menurut keterangan salah satu pekerja, proyek TPT di Desa Cantigi Kulon sudah berlangsung kurang lebih dua minggu. Untuk papan informasi, kata dia, tidak mengetahui lantaran dirinya hanya sebatas bekerja.

Pekerja itu pun mengatakan dengan penuh keraguan bahwa, proyek TPT tersebut adalah program kelompok tani. Namun, kata dia, kelompok tani jarang ke lokasi kegiatan sehingga ia pun belum mengetahui secara pasti.

“Iya papan informasi tidak ada, kurang tau juga karena saya cuma bekerja, katanya sih ini proyel kelompok tani, cuma jarang ke sini.”Ungkapnya dilokasi kegiatan

Sekedar informasi, dalam Undang-undang nomor 14 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) salah satunya menjelaskan bahwa hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting Negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan Negara yang baik.

Sementara itu, Kuwu Desa Cantigi Kulon Chaerotunnisa atau yang akrab di sapa Ibu Atun, saat dikonfirmasi melalui pesan whatsaap terkait pekerjaan TPT di desa yang dipimpinnya, hingga berita ini tayang ia masih belum menjawab. (Ry)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP
LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 
Dugaan Tangkap Lepas Pengedar Obat Terlarang di Cibatu, Kapolres dan Propam Polres Garut Diminta Periksa Oknum Anggota
Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak
Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan
Delapan Bulan Bersama Warga, Satgas Ops Damai Cartenz Tinggalkan Kesan Kekeluargaan di Kiwirok
Berikan Dukungan Psikologis, Satgas Damai Cartenz Ajak Anak-anak SD Inpres Kago Bermain dan Belajar Bersama
Patroli Jalan Kaki di Distrik Muara, Personel Damai Cartenz Sapa dan Berbagi dengan Warga
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:07 WIB

2.678 Personel Dikerahkan, Kapolda NTB Pimpin Apel Ops Mandalika Rinjani 2026 Amankan MotoGP

Rabu, 23 September 2026 - 12:24 WIB

LSM KCBI Soroti Anak Lumpuh Enam Tahun di Bogor, Dugaan Pungutan Rp1,5 Juta untuk Pengurusan BPJS Disorot 

Selasa, 22 September 2026 - 11:12 WIB

Dugaan Tangkap Lepas Pengedar Obat Terlarang di Cibatu, Kapolres dan Propam Polres Garut Diminta Periksa Oknum Anggota

Senin, 21 September 2026 - 10:41 WIB

Pendampingan Psikologi dan Aksi Humanis Warnai Tugas Satgas Ops Damai Cartenz di Sinak

Senin, 14 September 2026 - 18:42 WIB

Kapolri Apresiasi Buruh Dorong Desk Ketenagakerjaan Polri Masuk RUU Ketenagakerjaan

Berita Terbaru