Global Expose TV Kota SAMARINDA – Stabilitas keamanan bukan sekadar menjaga situasi tetap kondusif, tetapi menjadi modal strategis untuk membangun kepercayaan publik, menjamin kepastian hukum, dan menarik investasi. Pesan tersebut ditegaskan Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., M.H., C.F.E., CFrA., dalam Dialog HUT ke-80 Serikat Perusahaan Pers (SPS) di Samarinda, Kamis (5/11/2026).
Dalam kegiatan yang mengangkat tema “Transformasi Energi untuk Pembangunan dan Masa Depan Indonesia” tersebut, Kapolda Kaltim hadir sebagai narasumber sekaligus menerima Special Award SPS 2026 sebagai bentuk apresiasi dari Serikat Perusahaan Pers.
Mengusung materi “Keamanan, Kepercayaan dan Investasi: Fondasi Kaltim yang Aman, Terbuka, dan Berdaya Saing”, Endar menekankan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) memiliki peran fundamental dalam menopang keberlangsungan pemerintahan, aktivitas ekonomi, hingga percepatan pembangunan daerah.
Menurutnya, situasi keamanan yang terjaga akan menciptakan rasa aman bagi masyarakat, meningkatkan kepercayaan pelaku usaha, serta memberikan kepastian bagi investor dalam menanamkan modalnya. Hal ini semakin penting mengingat posisi strategis Kalimantan Timur sebagai wilayah penyangga pembangunan nasional dan lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Keamanan bukan hanya tugas Polri. Keamanan adalah modal bersama untuk menjaga kepercayaan, mendorong investasi, dan mengawal masa depan Kalimantan Timur,” tegas Kapolda.
Di hadapan peserta dialog, Kapolda juga memaparkan sejumlah capaian penegakan hukum Polda Kaltim sebagai gambaran upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.
Berdasarkan data hingga Oktober 2026, tercatat 788 kejadian kejahatan dengan 308 perkara berhasil diselesaikan. Sementara penanganan tindak pidana narkotika mencapai 147 kasus dengan 81 perkara diselesaikan.
Dalam pemberantasan penyalahgunaan BBM bersubsidi sepanjang 2026, Polda Kaltim menangani 40 kasus dan menetapkan 47 orang sebagai tersangka. Dari pengungkapan tersebut, aparat mengamankan barang bukti berupa 10.967 liter solar bersubsidi dan 26.901 liter Pertalite bersubsidi.
Sementara itu, penanganan tindak pidana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga 4 November 2026 mencapai 103 kasus. Luas areal terbakar tercatat 5.291,948 hektare, dengan 33 tersangka yang terdiri atas 31 orang perseorangan dan dua korporasi.
Kapolda menegaskan, tantangan menjaga keamanan saat ini juga semakin kompleks karena tidak hanya terjadi di ruang fisik, tetapi telah merambah ruang digital. Penyebaran hoaks, disinformasi, penipuan daring, kejahatan siber, ujaran kebencian, hingga provokasi menjadi ancaman yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Karena itu, ia menilai sinergi antara Polri dan insan pers menjadi salah satu elemen penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat. Prinsip verifikasi, akurasi, edukasi, dan koreksi harus terus dikedepankan agar masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Polri dan pers, lanjutnya, memiliki fungsi yang berbeda, tetapi saling melengkapi dalam menjaga keamanan, menyampaikan informasi, serta membangun kepercayaan publik dengan tetap menghormati independensi media.
Pemberian Special Award SPS 2026 kepada Kapolda Kaltim dalam rangkaian peringatan HUT ke-80 SPS menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi dan peran strategis dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan serta kemitraan dengan insan pers.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., mengatakan momentum tersebut menjadi ruang strategis untuk memperkuat kemitraan Polri dan media dalam membangun komunikasi publik yang terbuka, profesional, serta bertanggung jawab.
Menurutnya, hubungan Polri dengan insan pers tidak sebatas publikasi kegiatan kepolisian, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Polda Kaltim senantiasa terbuka untuk membangun komunikasi dan kemitraan yang profesional dengan seluruh insan pers, dengan tetap menghormati independensi media serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip jurnalistik. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik sekaligus menjaga kualitas ruang informasi di tengah perkembangan teknologi digital,” ujar Tedy.
Ia menambahkan, Bidhumas Polda Kaltim akan terus memperkuat koordinasi dengan media massa, mengoptimalkan penyampaian informasi kinerja kepolisian, serta meningkatkan edukasi literasi digital sebagai langkah preventif menghadapi penyebaran hoaks dan disinformasi.
Melalui momentum HUT ke-80 SPS tersebut, Polda Kaltim berharap kolaborasi antara Polri, perusahaan pers, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat semakin solid. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjaga stabilitas kamtibmas, memperkuat kepercayaan investor, serta mendorong Kalimantan Timur tumbuh sebagai daerah yang aman, terbuka, dan berdaya saing.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Kapolda Kaltim Raih Special Award SPS 2026, Tegaskan Stabilitas Keamanan Jadi Kunci Investasi dan Pembangunan












