Kegitan Festival Wisata di Kabupaten Cirebon Dinilai Hanya Proyek Seremonial Semata

Kamis, 5 November 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Expose TV Kabupaten Cirebon — Pelaksanaan rangkaian Festival Destinasi Wisata yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon di berbagai titik wilayah, termasuk di Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, memicu sorotan masyarakat setempat. Kegiatan yang seharusnya melibatkan masyarakat sejak perencanaan justru dinilai kurang melibatkan pihak desa, sehingga terkesan kegitan tersebut sekadar seremonial dan kurang transparan terkait penggunaan anggaran.

Saat dikonfirmasi awak media, salah satu perangkat desa Sitiwinangun yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa seluruh proses administrasi dan pelaksanaan kegiatan diserahkan sepenuhnya kepada pihak penyelenggara atau Event Organizer (EO). Sementara itu, pihak desa hanya berperan sebagai pemberi izin lokasi dan penerima manfaat pasca-acara berlangsung, tanpa mengetahui rincian anggaran yang digunakan.

“Semua urusan administrasi diserahkan kepada EO, desa hanya diberitahu jadwal dan lokasi. Kami tidak melihat rincian biayanya, padahal kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kami,” ungkap salah satu perangkat desa yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (5/11/2026).

Kondisi ini memunculkan kesan bahwa festival yang digelar di beberapa desa di Kabupaten Cirebon tersebut terkesan dikerjakan seperti pola proyek konstruksi — di mana pelaksanaan diserahkan kepada pihak ketiga, sementara masyarakat dan pemerintah desa kurang dilibatkan secara substantif. Padahal, tujuan utama penyelenggaraan festival adalah mendorong partisipasi warga dalam melestarikan budaya dan mempromosikan potensi wisata lokal.

Masyarakat berharap ke depannya penyelenggaraan kegiatan berbasis masyarakat melibatkan pemerintah desa sejak tahap perencanaan hingga pelaporan keuangan, sehingga anggaran daerah yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga setempat. Hingga berita ini diturunkan, pihak Disbudpar Kabupaten Cirebon belum memberikan tanggapan resmi terkait hal tersebut.

Facebook Comments Box

Penulis : Hartono

Editor : Sukadi

Sumber Berita: Kegitan Festival Wisata di Kabupaten Cirebon Dinilai Hanya Proyek Seremonial Semata

Berita Terkait

Polresta Cirebon Ungkap 33 Kasus Narkoba dan Obat Keras Ilegal, 34 Tersangka Diamankan
Polsek Klangenan dan Koramil Kawal Lancarnya Kirab Budaya Nyi Gedhe Jemaras
Festival Tematik Kecamatan Jamblang Lestarikan Budaya, Eratkan Kebersamaan.  
Semarak Haul Buyut Bojong Kuta Gede, Jaga Warisan Budaya Leluhur
Keluarga Besar SMPN 2 Jamblang Peringati Hari Santri Nasional, Tekankan Semangat Persatuan dan Pengabdian
Tasyakuran HUT ke-62, DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon Tekankan Soliditas dan Pengabdian kepada Rakyat
LSM KCBI Siap Kawal Polemik SMKN 1 Susukan hingga ke Jakarta, Hak Pendidikan Siswa Jadi Sorotan
LSM KCBI Soroti Polemik SMKN 1 Susukan: Wali Murid Disebut Sampai Bersujud Memohon, Disiplin Sekolah Jangan Putus Masa Depan Anak! 
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:34 WIB

Kegitan Festival Wisata di Kabupaten Cirebon Dinilai Hanya Proyek Seremonial Semata

Senin, 2 November 2026 - 16:31 WIB

Polresta Cirebon Ungkap 33 Kasus Narkoba dan Obat Keras Ilegal, 34 Tersangka Diamankan

Minggu, 1 November 2026 - 20:50 WIB

Polsek Klangenan dan Koramil Kawal Lancarnya Kirab Budaya Nyi Gedhe Jemaras

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Festival Tematik Kecamatan Jamblang Lestarikan Budaya, Eratkan Kebersamaan.  

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Semarak Haul Buyut Bojong Kuta Gede, Jaga Warisan Budaya Leluhur

Berita Terbaru