Global Expose TV Kabupaten Cirebon — Pelaksanaan rangkaian Festival Destinasi Wisata yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon di berbagai titik wilayah, termasuk di Desa Sitiwinangun, Kecamatan Jamblang, memicu sorotan masyarakat setempat. Kegiatan yang seharusnya melibatkan masyarakat sejak perencanaan justru dinilai kurang melibatkan pihak desa, sehingga terkesan kegitan tersebut sekadar seremonial dan kurang transparan terkait penggunaan anggaran.

Saat dikonfirmasi awak media, salah satu perangkat desa Sitiwinangun yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa seluruh proses administrasi dan pelaksanaan kegiatan diserahkan sepenuhnya kepada pihak penyelenggara atau Event Organizer (EO). Sementara itu, pihak desa hanya berperan sebagai pemberi izin lokasi dan penerima manfaat pasca-acara berlangsung, tanpa mengetahui rincian anggaran yang digunakan.
“Semua urusan administrasi diserahkan kepada EO, desa hanya diberitahu jadwal dan lokasi. Kami tidak melihat rincian biayanya, padahal kegiatan ini dilaksanakan di wilayah kami,” ungkap salah satu perangkat desa yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Kamis (5/11/2026).
Kondisi ini memunculkan kesan bahwa festival yang digelar di beberapa desa di Kabupaten Cirebon tersebut terkesan dikerjakan seperti pola proyek konstruksi — di mana pelaksanaan diserahkan kepada pihak ketiga, sementara masyarakat dan pemerintah desa kurang dilibatkan secara substantif. Padahal, tujuan utama penyelenggaraan festival adalah mendorong partisipasi warga dalam melestarikan budaya dan mempromosikan potensi wisata lokal.
Masyarakat berharap ke depannya penyelenggaraan kegiatan berbasis masyarakat melibatkan pemerintah desa sejak tahap perencanaan hingga pelaporan keuangan, sehingga anggaran daerah yang dikelola dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka dan manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh warga setempat. Hingga berita ini diturunkan, pihak Disbudpar Kabupaten Cirebon belum memberikan tanggapan resmi terkait hal tersebut.
Penulis : Hartono
Editor : Sukadi
Sumber Berita: Kegitan Festival Wisata di Kabupaten Cirebon Dinilai Hanya Proyek Seremonial Semata












