Global Expose TV Kota SAMARINDA – Menghadapi meningkatnya ancaman kejahatan di ruang digital, Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Kalimantan Timur memperkuat langkah pencegahan melalui edukasi literasi digital bagi kalangan pendidik.
Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi bertajuk “Literasi Digital dan Peningkatan Kesadaran Masyarakat dalam Mencegah Kejahatan Siber (Cyber Crime)” yang digelar di Kantor Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalimantan Timur, Jumat (6/11/2026).
Kegiatan ini dihadiri Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., Kepala BGTK Provinsi Kaltim Wiwik Setiawati, M.Pd., serta sejumlah tenaga pendidik. Sosialisasi turut menghadirkan narasumber dari Diskominfo Provinsi Kaltim dan akademisi muda Fakultas Teknik Universitas Mulawarman.
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya tenaga pendidik, dalam mengenali, mengantisipasi, dan menghadapi berbagai ancaman kejahatan siber yang semakin beragam seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Dalam sosialisasi tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai penggunaan teknologi digital secara cerdas dan bertanggung jawab, perlindungan data pribadi, pengenalan modus penipuan daring, hingga kewaspadaan terhadap penyebaran berita bohong atau hoaks.
Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan pengetahuan tentang berbagai bentuk kejahatan siber serta langkah preventif untuk menghindari risiko menjadi korban penyalahgunaan teknologi di dunia maya.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Tedy Sopandi menegaskan bahwa literasi digital bukan lagi sekadar kemampuan menggunakan teknologi, melainkan kebutuhan mendasar untuk melindungi diri dari berbagai ancaman di ruang digital.
Ia mengingatkan pentingnya membangun sikap kritis dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi, serta meningkatkan kesadaran menjaga kerahasiaan data pribadi saat beraktivitas di internet.
Menurutnya, tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam memperluas pemahaman literasi digital. Mereka diharapkan tidak hanya menerapkan perilaku digital yang aman, tetapi juga menjadi pelopor edukasi bagi para peserta didik di lingkungan sekolah.
Dengan bekal literasi digital yang memadai, generasi muda diharapkan mampu mengenali potensi ancaman siber, menggunakan media sosial secara bijak, serta tidak mudah terpengaruh atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Melalui kegiatan ini, Bidhumas Polda Kaltim mendorong penguatan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, akademisi, dan tenaga pendidik dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya keamanan digital.
Sinergi lintas sektor tersebut menjadi kunci untuk menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan produktif, sekaligus menekan potensi kejahatan yang memanfaatkan teknologi informasi.
Polda Kaltim menegaskan bahwa pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tidak hanya berfokus pada lingkungan fisik, tetapi juga harus menjangkau ruang digital yang kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat.
Penulis : S Bahri
Editor : Korwil Provinsi Kaltim
Sumber Berita: Perkuat Literasi Digital, Bidhumas Polda Kaltim Bekali Tenaga Pendidik Cegah Kejahatan Siber












