Global Expose TV Indramayu – Pondok Pesantren (Ponpes) Ma’had Al-Zaytun Indramayu Jawa Barat, kini kembali akan didemo, para aksi demonstrasi kali ini dari beberapa elemen Ormas dan LSM yang tergabung dalam Forum Solidaritas Dharma Ayu (F-SODA).
Surat pemberitahuan aksi panggilan hati F-SODA tersebut secara beramai-ramai dilayangkan ke Mapolres Indramayu, pada Senin (19/06/2023).
Kordinator Umum 2 Forum Solidaritas Dharma Ayu (F-SODA) Winata mengatakan, dalam aksi 22 juni ini pihaknya akan menyampaikan beberapa tuntutan.
“Aksi massa 22 Juni di Ponpes Ma’had Al-Zaytun ini dengan tuntutan yang berkaitan dengan isu yang beredar dimedia sosial.” Ujar Winata saat dikonfirmasi, Senin (19/06/2023).
Winata menambahkan sedikitnya ada 5 (lima) tuntutan yang akan disampaikan oleh Forum Solidaritas Dharma Ayu (F-SODA) dalam aksi unjuk rasa yang bakal dihadiri 10.000 pasang kaki tersebut.
Lima tuntutan yang akan disampaikan F-SODA sebagai berikut :
1. Tangkap Panji Gumilang
2. Tutup Al-Zaytun
3. Ungkap sumber dana Al-Zaytun
4. Usut tuntas penguasaan lahan yang dikuasai oleh Al-Zaytun
5. Tegakan supremasi hukum atas pelaporan inisial “K” nomor LP/B/212/II/2021 dugaan pelecehan seksual oleh Panji Gumilang di Polda Jabar.
Winata menyebutkan elemen Ormas dan LSM yang tergabung dalam F-SODA diantaranya Ormas Gibas, LSM Penjara, LPKSM Al-Jabbar, Forum Pelangi, Forum Peduli Indramayu, LSM Kian Santang, BPPKB Banten, Manggala Garuda Putih, Laskar Merah Putih Indonesia, Pusat Advokasi Pekerja Seni Indramayu, Warung Nusantara 88, Sahabat Polisi, dan Inovasi Kemaslahatan.
Diketahui sebelumnya, pada pekan lalu Ponpes Ma’had Al-Zaytun juga telah didemo oleh ribuan massa yang tergabung dalam Forum Indramayu Menggugat (FIN).(Ry)











